Komitmen Wujudkan WBK, Lapas Muara Enim Terus Tingkatkan Pelayanan Publik

Humas_Lanim. Sebagai sebuah Komitmen seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM),  Lapas Muara Enim terus meningkatkan Pelayanan Publik.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik) menerangkan tentang prinsip-prinsip pemerintahan yang baik yang merupakan efektivitas fungsi-fungsi pemerintahan itu sendiri. perlayanan publik yang dilakukan oleh pemerintahan yang efektif dapat memperkuat demokrasi dan hak asasi manusia, mempromosikan kemakmuran ekonomi, kohesi sosial, mengurangi kemiskinan, meningkatkan perlindungan lingkungan, bijak dalam pemanfaatan sumber daya alam, memperdalam kepercayaan pada pemerintahan dan administrasi publik.

Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat, Amd.IP, SH, MM mengatakan bahwa Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah Pelayan bagi Masyarakat.

“hal tersebut dapat meningkatkan Kepercayaan Publik, yang mana Kepercayaan publik unsur yang sangat penting dalam membangun masyarakat madani”

“Di Lapas sendiri, ada dua perspektif masyarakat yaitu Masyarakat pada umumnya dan Masyarakat Dalam, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Muara Enim. Tentu hal tersebut membutuhkan treatmen yang berbeda” Tukas Hidayat.

“Untuk masyarakat Dalam, yaitu Warga Binaan. Lapas muara Enim menjalankan program-program pembinaan, baik pembinaan mandiri maupun pembinaan kepribadian yang juga banyak menggandeng  instansi lain dalam optimalisasi pembinaan WBP”.

“Lapas Muara Enim juga menyediakan Layanan Mandiri (Self Service) bagi Warga Binaan yaitu sebuah layanan yang dapat dimanfaatkan oleh Warga Binaan untuk melihat data-data mereka mulai dari waktu MAsa Pidananya, Putusan Pengadilannya, dan lain sebagainya” Tambahnya.

“sedangkan Untuk masyarakat pada umumnya Lapas Muara Enim memberikan kemudahan-kemudahan dalam berkunjung, fasilitas yang berbasiskan HAM, Transparansi, Akuntabilitas, dan memberikan akses bagi masyarakat sebagai kontrol terhadap kinerja petugas Lapas Muara Enim dengan adanya Layanan Pengaduan bagi masyarakat”

“semua hal tersebut tentunya juga mempertimbangkan keamanan dan ketertiban Lapas Muara Enim sendiri” Tutup Hidayat.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *