sinergi bersama media nasional, kalapas muara enim herdianto promosikan inovasi kreatif dan membangun di lapas muara enim

Humas_Lanim. Nama Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim yang dikenal sebagai Pilot Project Satuan Kerja pada lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Santer terdengar sampai pada awak Media Nasional.

Setidaknya ada tiga awak Nedia Nasional ( Metro TV, SCTV, dan Indosiar ) serta Media Online Lokal (Siaga Online) mendatangi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, untuk melakukan peliputan terkait Inovasi-Inovasi, Proses Pembinaan, Layanan Publik dan Pelaksanaan Tugas dan Fungsi di Lapas Muara Enim. ( Rabu, 13 Januari 2021 )

Pada kedatangannya, rekan-rekan media langsung menyisir salah satu Inovasi Pembinaan Kemandirian di Lapas Muara Enim yaitu Penanaman Sayuran Pakcoy dengan Metode Hidroponik. Tak habis disitu, Rekan – Rekan Media melihat juga inovasi lainnya mulai dari Balai Latihan Produktif (BLP) Lapas Muara Enim, Inovasi Kain Jumputan Lemang, Peci Batik Khas Muara Enim, Hasil kerajinan tangan WBP, Museum Heritage D’Enim sampai pada Inovasi Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) yang sedang dalam tahap proses pembangunan dan masih banyak lagi.

Dalam Penjelasannya kepada awak media, Kalapas Muara Enim Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si mengatakan bahwa Inovasi-Inovasi yang kita buat ini merupakan suatu Langkah Konkret dan Komitmen kita dalam memberikan Pelayanan Prima terhadap Publik dan Para Warga Binaan kita

“Terkhusus kepada Warga Binaan, sebagaimana salah satu Indikator keberhasilan suatu Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dalam mewujudkan Reintegrasi Sosial kepada para Warga Binaan, yaitu dilihat dari bagaimana pelaksanaan pembinaan yang diberikan serta bisa menjadi bekal, baik itu secara Kemandirian maupun kerohanian yang akan bisa diterapkan setelah bebas nanti dan pada akhirnya bisa menjadikan para Warga Binaan menjadi Pribadi yang lebih baik dari sebelumnya” Ungkap Herdianto

“Lapas Muara Enim juga saat ini tengah menciptakan Inovasi Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) yang mana Inovasi ini adalah Suatu Sarana bagi Warga Binaan yang menjalani Asimilasi untuk mengasah dan mengembangkan Potensi maupun keterampilan yang kemudian akan bisa di aplikasikannya di tengah Masyarakat” Imbuh Herdianto

Pada sesi wawancara tersebut turut hadir pula Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas IIA Lahat, Bapak Perimansyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *