IDUL FITRI 1441 H, LAPAS MUARA ENIM LAYANI PENITIPAN BARANG DAN KUNJUNGAN ONLINE GRATIS

Humas_Lanim. Berbeda pada perayaan Idul fitri sebelumnya. Perayaan Idul Fitri 1441 H / 2020 kali ini mengharuskan masyarakat untuk menerapkan Phsycaldistancing dan protokol kesehatan Covid-19.  Tak terkecuali pelaksanaan pelayanan di Lapas Muara Enim.

Kendati demikian, Lapas Muara Enim dengan komitmennya dalam memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat membuka layanan penitipan barang dan pelayanan kunjungan secara online (Minggu/24 Mei 2020)

Pelaksanaan layanan penitipan barang bagi Warga Binaan Lapas Muara Enim tentunya berprinsipkan dengan protokol kesehatan Covid-19. dan pelayanan kunjungan yang biasanya bisa bertatap muka di alihkan menjadi kunjungan secara daring melalui Video Call Gratis.

Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim Hidayat menuturkan Orientasi kita dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, terus terefleksikan dengan membuka layanan penitipan barang untuk WBP Lapas Muara Enim serta tetap membuka layanan kunjungan dari keluarga warga binaan, akan tetapi dengan prosedur Covid 19.

“Masyarakat yang menitipkan barang/makanan kepada kerabanya yang ada di Lapas Muara Enim harus melewati prosedur yang ada yaitu dengan menggunakan masker, melakukan pencucian tangan, melalui pemeriksaan suhu tubuh oleh petugas, penyemprotan cairan disinfektan dan tetap menjaga jarak. Pungkas Hidayat

“Kita juga sudah menyediakan fasilitas layanan kunjungan Video Call gratis untuk warga binaan agar dapat terhubung dengan pihak keluarga secara gratis. Tambahnya

Salah satu keluarga warga binaan, wahyu menuturkan, pelayanan yang diberikan oleh pihak Lapas Muara Enim sangat membantu sehingga di hari nan Fitri ini kami masih dapat menjumpai keluarga kami dengan menggunakan Video Call.

pelaksanaan layanan di Lapas Muara Enim juga mendapat pengamanan dari pihak babinsa Kodim 0404 dan  bhabinkamtibmas Polres Muara Enim.

 

 

PETUGAS LAPAS MUARA ENIM, GAGALKAN UPAYA PENYELENDUPAN HP OLEH PENGUNJUNG

Humas_Lanim. Petugas Penjagaan Pintu Utama (P2U) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, gagalkan upaya penyelundupan 1 unit Handphone oleh pengunjung yang akan menitipkan bahan makanan takjil (buka puasa) untuk kerabat/keluarganya yang ada di Lapas Muara Enim. (Selasa, 12 Mei 2020)

Modus Upaya penyelundupan Handphone tersebut yaitu dengan cara dimasukkan/diselipkan kedalam satu (1) bungkus mie instan.

Sebagai informasi, Dalam Upaya Pencegahan COVID-19 Lapas Muara Enim menutup Kunjungan Sementara sampai waktu yang belum dientukan, namun demikian Lapas Muara Enim tetap mengizinkan pengunjung apabila ingin menitipkan bahan makanan (takjil) untuk berbuka puasa bagi keluarganya yang sedang menjalani masa pidananya di Lapas Muara Enim.

Kejadian itu terjadi sekitar pukul 15.00. Petugas Penjagaan Pintu Utama (P2U) melakukan pemeriksaan barang titipan tersebut dengan mesin X-Ray yang telah tersedia. dan pada saat melihat layar monitor, Petugas Penjagaan Pintu Utama (P2U) melihat ada satu unit HP yang terbungkus kedalam mie Instan.

Usai penemuan itu, Petugas Penjagaan Pintu Utama (P2U) melaporkannya langsung keseksi pengamanan dan ketertiban untuk dilakukan penindakan lebih lanjut.

Adapun sanksi yang diberikan yaitu mulai dari peringatan lisan/tertulis sampai tidak dapat melakukan penitipan barang / berkunjung sampai batas waktu tertentu. Barang Bukti yang telah di amankan langsung di pecahkan di tempat oleh yang bersangkutan.

Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat menegaskan seluruh lini di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim senantiasa berupaya menjalankan tugasnya dengan baik. Kami berkomitmen dan berusaha semaksimal mungkin untuk ZERO HALINAR (Bebas dari HP, Pungli dan Narkoba).

“apabila masyarakat yang masih mencoba melakukan pelanggaran, maka pasti akan kita proses dan tindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku” Beber Hidayat.

 

 

TIM PENILAI INTERNAL ZI LAKUKAN EVALUASI PEMBANGUNAN ZI WILAYAH BIROKRASI BERSIH DAN MELAYANI (WBBM) DI LAPAS MUARA ENIM MELALUI TELECONFERENCE

Humas_Lanim. Tim Penilai Internal (TPI) Kemenkumham lakukan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, dengan mekanisme wawancara melalui Teleconference, aplikasi zoom (Selasa, 12 Mei 2020)

Adapun Tim Penilai Internal (TPI) Zona Integritas WBBM tersebut terdiri dari Ichsanudin Eko Saputro selaku Pengendali Tekhnis, Dwi Ari Wibowo selaku Ketua Tim, Marwanto (Anggota Tim), Gess Luthfi (Anggota Tim) dan Sari (Anggota Tim)

Kegiatan tersebut diawali dengan menyimak Video Yel-Yel WBBM, Video Profil Pembangunan ZI WBBM dan Video paparan Kepala Lapas Muara Enim terkait penerapan 6 area perubahan di Lapas Muara Enim.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi wawancara oleh Tim Penilai Internal (TPI) kepada Tim Kerja Lapas Muara Enim.

Dalam wawancaranya, Ichsanudin eko selaku Pengendali Tekhnis mengatakan dilihat dari hasil survey Kepuasan Masyarakat yang telah dilakukan Lapas Muara Enim mendapatkan hasil yang baik, tentu hal tersebut positif untuk pelaksanaan pembangunan ZI WBBM di Lapas Muara Enim”

Lebih lanjut Ichsanudin menanyakan tentang Bagaimana Upaya Satuan Kerja dalam memelihara kondusifitas dan rasa kebersamaan di antara setiap pegawai dalam berproses membangun ZI WBBM? Tanya Ichsan

Senada dengan hal tersebut Dwi Ari Wibowo (Ketua Tim) mengungkapkan bahwa secara substansi Lapas Kelas IIB Muara Enim telah memenuhi kriteria penilaian pembangunan ZI WBBM, untuk itu agar Lapas Muara Enim terus menjaga semangatnya sehingga hasil yang positif tetap terus terjaga. Hasil dari pada Evaluasi ini nantinya akan dilanjutkan kepada Tim Penilai Nasional (TPN).

ditempat terpisah, Kepala Lapas Muara Enim menyampaikan ucapan terimakasih atas atensi dan kebijakansanaannya Tim Penilai Internal (TPI) dalam melakukan Evaluasi Pembangunan ZI WBBM di Lapas Muara Enim kendati dilakukan secara daring dikarenakan dalam kondisi COVID-19 dan hal ini tentu tidak melunturkan semangat kita bersama dalam melakukan perubahan yang lebih baik yaitu pembangunan ZI WBBM.

“Banyak program Inovasi yang ada di Lapas Muara Enim, dan itu membutuhkan kerjasama tim yang baik dalam menjalankannya. berbagai Upaya yang kami lakukan dalam memelihara Kondusifitas dan rasa kebersamaan di antara setiap pegawai, seperti salah satunya dengan program DASI (Dapur Komunikasi). Ujar Hidayat

“Program DASI ini kita laksanakan pada setiap makan siang bersama (Sebelum bulan ramaddhan) setiap pejabat strukturalnya di Dapur Sehat Lapas Muara Enim. Disana kita saling berkomunikasi dan tak jarang secara bersama kita melakukan problem solving secara bersama” Imbuhnya

“Kemudian ada program Happy Saturday yang menjadi sarana bagi pegawai di setiap hari sabtu merefresh tubuhnya dengan berolahraga, kegiatan kesenian dan lain lain. kegiatan itu merupakan sebagai upaya kita dalam memelihara Kondusifitas dan rasa kebersamaan di antara setiap pegawai” Tambah Hidayat

Diakhir sesi wawancara Kalapas Muara Enim, Hidayat mengucapkan Mohon maaf Lahir dan Bathin, selamat menjalankan Ibadah Puasa.

Pembinaan Kemandirian WBP Lapas Muara Enim Bersertifikat Ditengah Pandemi Covid-19, Secara Virtual Bekerjasama BLK Muara Enim

Humas_Lanim. Sebagai Langkah Strategis dengan tetap memberikan Pelayan Prima kepada Warga Binaan Lapas Muara Enim berupa Pelatihan Kemandirian. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim melaksanakan Kegiatan Pembukaan Pelatihan Keterampilan Bagi WBP Secara Virtual melalui Teleconference Aplikasi Zoom, dengan tetap memperhatikan Protokol Pencegahan Penyebaran Covid – 19. Bertempat di Aula Lapas Muara Enim (Rabu, 29 April 2020)

Adapun Pelatihan tersebut berupa Pelatihan Menjahit dan Pelatihan Bertanam dengan Media Hidroponik yang bekerjasama dengan Dinas Ketenaga Kerjaan UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Muara Enim.

WBP yang mengikuti pelatihan tersebut sebanyak 50 orang peserta. diantaranya 25 orang peserta mengikuti pelatihan Menjahit dan 25 orang peserta lagi Pelatihan Bertanam dengan Media Hidroponik.

Dalam kesempatan tersebut Kepala UPTD BLK Disnaker Muara Enim Syaian, SE mengatakan pelaksanaan Pelatihan dengan malalui Video Conference ini tentunya tidak mengurangi makna dari pada tujuan Pelatihan itu sendiri.

“Kami Ucapkan terimakasih kepada pihak Lapas Muara Enim atas kerjasamanya. Hal ini memperlihatkan pada kita semua bahwa komitmen yang kuat dari pada Lapas Muara Enim dalam berkontribusi untuk mewujudkan Visi Kabupaten Muara Enim yaitu SDM Unggul Indonesia Maju.

Ditempat terpisah, Dalam sambutannya Kalapas Muara Enim menyampaikan Walaupun di tengah kondisi Pandemi Covid-19 ini, Lapas Muara Enim tetap melakukan yang terbaik untuk Warga Binaan dengan memberikan Pelatihan Kemandirian berupa Pelatihan Menjahit dan Pelatihan Bertanam dengan Media Hidroponik yang dilakukan secara Virtual melalui Videoconference bersama UPTD BLK Disnaker Kabupaten Muara Enim.

“Pelatihan ini tentunya dapat meningkatkan kompetensi (Soft Skill) dari para Warga Binaan, sehingga pada saat bebas nanti bisa bermanfaat sebagai bekal untuk membuat usaha dan bisa menghasilkan pendapatan” Beber Hidayat

“Kita juga berharap bahwa hasildaripada pelatihan ini dapat juga bermanfaat bagi masyarakat umum seperti halnya dengan pembuatan Alat Pelindung Diri (APD). Tambahnya

“kami Ucapkan terimkasih kepada UPTD BLK Disnaker Kabupaten Muara Enim yang selalu mensupport Lapas Muara Enim dalam upaya meningkatkan keterampilan para Warga Binaan” Tutur Hidayat

Acara di Buka langsung oleh Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat dengan penyematan kalung tanda peserta pelatihan secara simbolis kepada WBP. Dilanjutkan dengan pemberian materi dari Intruktur UPTD BLK Disnaker Kabupaten Muara Enim.

Lawan Covid-19, Warga Binaan Lapas Muara Enim Produksi APD

Humas_Lanim. Dalam rangka berkontribusi upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Muara Enim memproduksi Alat Pelindung Diri (APD). ( Selasa, 28 April 2020 )

Sebelumnya Lembaga Pemasyaraklata Kelas IIB Muara Enim telah melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, mulai dari Sosialisasi dan edukasi, penyemprotan Disinfektan, penyediaan fasilitas Pencucian tangan, Hand sanitizer, adanya Box Sterilisasi, kebijakan social Distancing, penggunaan masker dan banyak lagi.

Kali ini dengan berbekal keterampilan yang didapati Warga Binaan dari proses pembinaan kemandirian di Lapas Muara Enim, Warga Binaan Lapas Muara Enim telah mampu memproduksi (Alat Pelindung Diri) Seperti Masker, penutup kepala, gown, apron dan pelindung wajah.

Produksi ADP ini tentunya bermanfaat khususnya di lingkungan Lapas Muara Enim dalam mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan hasil dari karya Warga Binaan Lapas Muara Enim telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat umum. yang mana APD berupa masker di bagikan juga kepada masyarakat umum.

Kalapas Muara Enim, Hidayat menyampaikan Bahwa Lapas Muara Enim tidak hanya memberikan pembinaan terbaik bagi WBP, namun juga Lapas Muara Enim dengan melibatkan WBPnya berupaya hadir di tengah tengah masyarakat untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat itu sendiri

“Dalam kegiatan Bakti Sosial Hari Bhakti Pemasyarakatan Kemarin, Selain membagikan bantuan berupa sembako, Lapas Muara Enim juga membagikan masker kepada masyarakat umum. Hal ini tentu sebagai bentuk komitmen dari segenap keluarga Lapas Muara Enim untuk tetap terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat, kendati dalam kondisi Pandemi Covid-19. Ujar Hidayat

Kalapas Muara Enim, Hidayat : Semangat Bakti Pemasyarakatan Terus Selalu Menyala Walau dalam Pandemi Covid 19

Humas_Lanim. Rangkaian Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-56 Tahun, mulai dari Pelaksanaan Bakti Sosial, Dzikir dan Doa Bersama serta puncaknya Pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan terpusat di Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang di lakukan secara Daring oleh Kantor Wilayah dan Unit Pelaksana Tekhnis Pemasyarakatan dengan memperhatikan Prokol Pencegahan Penyebaran Kesehatan Covid-19, berjalan dengan penuh semangat Optimisme (27 April 2020)

MenkumHAM RI, Yasonna Laoly mengatakan “Wabah Covid-19 bukan hanya menjadi kecemasan masyarakat umum, penyebaran Covid-19 juga menjadi kecemasan kita yang berada di lingkungan Pemasyarakatan. Banyak kekhawatiran yang terjadi jika kita terlambat mengambil langkah dalam penanganan pandemi Covid-19. Physical distancing merupakan kunci utama dalam pencegahan penyebaran wabah ini dan sudah tentu ini sulit dilakukan pada sebuah institusi tertutup yang memiliki populasi hunian yang melebihi kapasitas ruangnya,”

“Seluruh jajaran Pemasyarakatan Se-Indonesia terus berkontribusi dan semangat bekerja walau di tengah Covid-19 dan tetap selalu sehat dalam melaksanakan tugas” Pesan Yasonna

Kalapas Muara Enim, Hidayat mengungkapkan pada prinsipnya Hari Bakti Pemasyarakatan merupakan sebagai suatu Representasi dari pada Petugas Pemasyakatan dalam berkomitmen mewujudkan Sistem Pemasyarakatan.

“Bakti Pemasyarakatan yaitu sebagai suatu bakti dari segenap Petugas Pemasyarakatan kepada bangsa dan negara dalam bertanggungjawab memberikan pembinaan untuk proses reintegrasi Warga Binaan agar menjadi pribadi lebih baik dari sebelumnya. tidak hanya itu Bakti Pemasyarakatan yang menjadi Value di jajaran Pemasyarakatan senantiasa harus terimplementasikan dengan baik dalam kehidupan sehari-hari” Tukas Hidayat

“Kendati Dalam kondisi Pandemi Covid-19, Semangat Bakti Pemasyarakatan itu selalu menyala dan menjadi orientasi bersama untuk kemajuan bangsa dan negara” Tambahnya

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-56, Lapas Muara Enim Lakukan Bakti Sosial

Humas_Lanim. Dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-56 Tahun 2020, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim lakukan kegiatan Bakti Sosial (Lapas Muara Enim Berbagi) dengan manyalurkan bantuan berupa sembako kepada masyarakat sekitar di enam (6) titik Lokasi yaitu 3 titik lokasi Desa sekitar Lapas Muara Enim, 2 titik lokasi Pesantren dan 2 titik lokasi Panti Asuhan (Kamis, 23 April 2020)

Pada kegiatan tersebut, Kalapas Muara Enim, Hidayat  mengatakan Kegiatan Lapas Muara Enim Berbagi ini, dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-56 Tahun, Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1441 H serta Peduli Covid-19.

“Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim yang merupakan bagian integral dari Masyarakat sekitar, ingin sedikit membantu masyarakat melalui kegiatan Bakti Sosial “Lapas Muara Enim Berbagi”.

“Seperti yang kita ketahui, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Pemerintah menghimbau kapada masyarakat untuk tetap dirumah saja. Dengan berada dirumah saja tentunya mobilitas khususnya dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok sedikit terganggu. Oleh Karenanya Lapas Muara Enim berinisiasi mmemberikan sedikit bantuan sembako sehingga masyarakat juga bisa tetap dirumah saja” Tukas Hidayat

“Semoga dengan penyaluran sembako ini bisa sedikit membantu masyarakat dan memberikan manfaat. Dengan melalui Perangkat Desa setempat, kami titipkan sembako ini dan tolong untuk dapat disampaikan/disalurkan kepada Masyarakat yang kurang mampu secara tepat sasaran” Ucap Hidayat pada Sambutannya di Kantor Kepala Desa Muara Lawai

Diakhir Sambutannya, Hidayat mengucapkan Marhaban ya Ramadhan, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Muara Lawai mewakili masyarakat Muara Lawai mengucapkan Terimakasih kepada Lapas Muara Enim atas bantuan nya.semoga menjadi ladang amal bagi Bapak/Ibu Sekalian, hanya Allah yang bisa membalasnya.

Empat Pegawai Lapas Muara Enim Naik Pangkat, Kalapas Muara Enim : Terus Jadilah Pegawai Berintegritas, Berkinerja Baik dan Agen Perubahan

Humas_Lanim. Dengan tetap mematuhi protokol pencegahan penyebaran Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim laksanakan kegiatan penyematan  kenaikan pangkat kepada empat pegawainya. Bertempat di Aula Lapas Muara Enim. (Kamis, 23 April 2020)

Adapun keempat pegawai yang naik pangkat yaitu Rudi Iskandar, SH. M.Si Nip.196609081988031001 Naik pangkat menjadi Pembina Golongan IV/a, Ari Saptemi, S.Pi Nip. 198508082009011004 naik pangkart menjadi Penata Muda Tk I Golongan III/b, Akbar Guntara, SH Nip. 19891220200901001 naik pangkat menjadi Penata Muda Tk I Golongan III/b dan Wawan Alfian Putra, SH, Nip. 198708302007031001 naik pangkat menjadi Penata Muda Tk I Golongan III/b.

Dalam arahannya Kalapas Muara Enim mengatakan Kenaikan pangkat yang diterima ini merupakan suatu bentuk reward yang diberikan oleh negara sebagai hasil dari pada kinerja yang baik selama ini.

Hidayat berpesan Teruslah jadi pegawai yang berintegritas, berikan kinerja yang baik, jangan cepat puas atas hasil yang dicapai serta Jadilah Agen Perubahan, sehingga bisa memberikan kemajuan bagi Lapas Muara Enim.

Pada kesempatan tersebut juga, Hidayat menyampaikan Mohon Maaf Lahir dan Bathin, mari kita bersama berdoa agar Pandemi Corona yang sedang terjadi ini bisa cepat berlalu. Dengan Berdoa, Usaha, Ikhtiar dan Tawakal InsyaAllah apa yang kita harapkan bisa tercapai.

 

 

Kalapas Muara Enim Terima Bantuan Alat Kesehatan, Vitamin dan Hand Sanitizer dari Plt. Bupati Muara Enim

Humas_Lanim. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Hidayat sambut kedatangan PLT.Bupati Muara Enim, H.Juarsyah beserta rombongan. Kunjungan Plt. Bupati tersebut dalam rangka pemberian bantuan berupa Alat Kesehatan, Vitamin dan Hand Sanitizer yang di terima langsung oleh Kalapas Muara Enim. (Rabu, 04 April 2020)

Hal itu sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19

Diawal kunjungannya Plt.Bupati Muara Enim melakukan pencucian tangan di westafel yang telah di sediakan serta pengecekan Suhu Tubuh yang di lakukan oleh Tim Kesehatan Lapas Muara Enim lengkap dengan Alat Pelindung Diri (ADP) Nya.

Plt.Bupati Muara Enim, H.Juarsyah mengatakan Pemerintah Kabupaten Muara Enim terus melakukan upaya dalam penanggulangan Covid-19. Dalam kondisi seperti sekarang ini kami Pemkab Muara Enim bersama TNI-POLRI melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 dan kami berupaya untuk mengamankan kebutuhan pokok masyarakat.

“Masyarakat juga jangan Khawatir maupun Panik, Kami Pemkab Muara Enim melakukan berbagai langkah demi amannya daerah Kabupaten Muara Enim” Terang Juarsyah

Sementara Kalapas Muara Enim, Hidayat mengucapkan terimakasih kepada bapak Plt.Bupati Muara Enim atas bantuan berupa alat kesehatan, Vitamin dan Hand Sanitizer. ini tentunya sangat bermanfaat bagi kami Lapas Muara Enim dalam menangani penyebaran Covid-19.

Hidayat juga membeberkan bahwa Lapas Muara Enim telah melakukan berbagai upaya preventif. Salah satunya saat ini kami membuat Alat Pelindung Diri (APD) Mandiri. Lebih lanjut Lapas Muara Enim menyiapkan ruang Isolasi dan Pemantauan bagi Tahanan baru yang di titipkan di Lapas Muara Enim.

“Sesuai dengan Permenkumham No 10 Tahun 2020 Sebagai upaya pencegahan COVID – 19 yang berangkat dari Social Distancing, Lapas Muara Enim telah melaksanakan Asimilasi rumah kepada Warga Binaan. sampai saat ini dari tanggal 01 – 07 telah 138 Warga Binaan yang mendapatkan Asimilasi. Hal itu bukan bebas namun masih dalam rangka program pembinaan di Luar Lapas yang diawasi oleh Balai Pemasyarakatan (BAPAS). Jelas Hidayat

Di akhir kunjungan tersebut Kalapas Muara Enim, Hidayat memberikan Cinderamata berupa Balpoint Dock hasil dari pada Karya Warga Binaan Lapas Muara Enim Kepada Plt. Bupati Muara Enim, Plt.Bupati Muara Enim.

 

Upaya Preventif Cegah COVID-19, Lapas Muara Enim Siapkan Ruang Isolasi dan Pemantauan serta Optimalisasi Tim Kesehatan yang di sertai APD

Humas_Lanim. Langkah Konkret terus di Lakukan oleh Lapas Muara Enim dalam rangka pencegahan Penyebaran dan penanggulangan COVID-19. Kali ini Lapas Kelas IIB Muara Enim siapkan Ruang Isolasi dan Pemantauan Warga Binaan serta Optimalisasi Tim Kesehatan Lapas Muara Enim yang telah di lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). (Rabu, 08 April 2020)

Kalapas MaraEnim, Hidayat menerangkan bahwa Penyiapan ruang isolasi dan pemantauan Warga Binaan ini sebagai upaya preventif Lapas Muara Enim dalam pencegahan dan penanggulangan terjadinya penyebaran COVID-19.

“Kami juga dalam melindungi Tim kesehatan Lapas Muara Enim, maka kami lengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). Berbagai langkah kami lakukan, termasuk dengan pelaksanaan sidang tahanan secara online. Tahanan yang akan melakukan sidang kita hubungkan dengan melakukan Video Conference” Tutur Hidayat

Hidayat menambahkan, Lapas Muara Enim terus berihtiar dalam mengantisipasi wabah ini. seperti halnya kita siapkan Westafel cuci tangan, Hand Sanitizer, Box Sterilisasi, Kunjungan di lakukan Secara Online dengan melakukan Video Call Gratis, Penyemprotan cairan Disinfektan di lingkungan Lapas Muara Enim, Pembagian Vitamin dan Masker, Pemeriksaan Suhu Tubuh dengan alat Infrared Thermometer , serta kita Instruksikan kepada pegawai melalui surat Nomor : W6.PAS-9.UM.04.01-280 dengan instruksi TIDAK melakukan PERJALANAN Keluar Kabupaten Muara Enim sampai dengan 14 hari kedepan dan Setiap Pegawai agar menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta melakukan sterilisasi sebelum masuk/keluar Lapas.

“Semoga Wabah yang terjadi ini cepat berlalu. Mari bersama Lawan Corona dengan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, tetap di rumah saja dan menaati kebijakan-kebijakan yang telah di keluarkan oleh Pemerintah. Demi kebaikan bersama. Tidak lupa, selain ikhtiar yang telah kita lakukan, kita terus Berdoa kepada Tuhan YME. Tutup Hidayat.

 

 

1 2 3 17