LAPAS MUARA ENIM GELAR KEGIATAN PISAH SAMBUT PEJABAT STRUKTURAL DAN DILANJUTKAN DENGAN STUDY TIRU OLEH LAPAS EMPAT LAWANG

Humas_Lanim.  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim menggelar acara Pisah Sambut Dua Pejabat Struktural dan di lanjutkan dengan pelaksanaan Study Tiru oleh Tim Pokja WBK/WBBM Lapas Kelas IIB Empat Lawang di Lapas Kelas IIB Muara Enim dengan tetap mematuhi protocol pencegahan Covid-19. (Selasa, 15 September 2020)

Adapun dalam kegiatan ini ada dua pejabat struktural Lapas Muara Enim yaitu Dailami, SH Kasubag TU di gantikan oleh Firmanzah, SH, M.Si dari Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin dan Abdul Hamid, S.Sos Ka.KPLP di gantikan oleh Febriansyah Amd.IP, SH yang sebelumnya bertugas di Lapas Kelas IIB Empat Lawang.

Dalam sambutannya, Dailami menyampaikan ucapan terimakasih kepada segenap keluarga Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim atas kebersamaan dan perjuangan dalam memajukan Lapas Kelas IIB Muara Enim menjadi satuan kerja yang baik

“Dalam pelaksanaan Tugas sehari-hari tentunya tidak lupu dari salah dan khilaf untuk itu Saya secara pribadi dan kedinasan memohon maaf dan sekaligus memohon Doa agar saya dalam melaksanakan tugas di tempat yang baru bisa memberikan yang terbaik” Ujar Dailami

Abdul Hamid mengatakan bahwa hal yang mungkin perlu saa sampaikan bahwa Lapas MUara Enim ini Zero dari Narkoba, Seluruh Pegawai disini Kompak dan penuh akan rasa kekeluargaan. Hal ini tentu menjadi Nilai lebih dari Lapas Muara Enim sehing menjadi satuan kerja yang WBK dan sekarang menuju WBBM” Tukas Hamid
Sementara Firmanzah, SH., MSi selaku Kasubag TU  yang baru menyampaikan ucapan terimakasihnya serta memohon dukungan agar dalam melaksanakan tugas di Lapas Muara Enim bisa memberikan prestasi yang baik untuk Lapas Kelas IIB Muara Enim”
Hal senada diucapkan pula oleh Ka.KPLP baru Febriansyah Amd.IP, SH
Pesan dan Kesan dari pegawai Lapas Muara Enim yang di wakili oleh Agusnadi, SH mengatakan  Kami pegawai lapas Muara Enim kepada Bapak Hamid dan Bapak Dailami yang mana selama bertugas di lapas Muara Enim banyak memberikan ilmu kepada rekan kerja di lapas, di mana perjuangan yang selama ini telah memajukan Lapas Muara Enim
Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si dalam sambutannya mengatakan Pada hari kita melaksanakan acara pisah sambut pejabat yang lama Dailami, SH kepada Firmanzah SH., MSi Dan Abdul Hamid, S.Sos kepada Febriansyah AMd. IP  SH walaupun suasana covid-19 kita tetap mematuhi gugus covid agar kita terhindar dari penyebaran virus corona.

“selamat jalan dan bertugas kepada pejabat yang lama, dan selamat datang kepada pegawai yang baru dan selamat bertugas di tempat yang baru pula.

“Kita sadari bahwa tugas dan tanggung jawab jabatan adalah Amanah yang harus dilaksanakan dan dipertanggung jawabkan,”  urainya.

Selanjutnya  Herdianto, meminta  jalankan tugas  sebagai mana yang ditentukan, Pahami kewajiban tugas kita serta tunjukkan sebagai Pegawai buatlah kenangan yang terindah. Kita jaga kekompakan dalam melaksanakan tugas kita,  pertahankan prestasi dalam menjadi satuan kerja WBK dan mari bersama berjuang untuk meraih Predikat WBBM” Imbuh Herdianto

Seusai Acara Pisah sambut kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara Study Tiru oleh Lapas Empat Lawang di Lapas Muara Enim.

 

CEGAH COVID-19, LAPAS MUARA ENIM INTENSIFKAN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN DAN KEDISIPLINAN PROTOKOL PENCEGAHAN

Humas_Lanim. Dalam rangka pelaksanaan Pencegahan Penyebaran Covid-19, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si instruksikan kepada jajarannya untuk mengintensifkan Penyemprotan cairan Disinfektan dan Kedisiplinan Protokol Pencegahan Covid-19. (Senin, 14 September 2020)

Dalam arahannya, Herdianto mengatakan bahwa Seluruh petugas Lapas Muara Enim untuk terus menjaga kesehatan tubuh dan konsisten dalam menerapkan kedisiplinan Protokol pencegahan Covid-19.

Lebih lanjut, Herdianto mengeluarkan Surat Intruksi Kalapas Muara Enim Nomor : W.6.PAS.9.UM.01.01-622 tentang Pencegahan, Penanganan, Pengendalian dan Pemulihan Covid-19 pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim

Adapun dalam surat tersebut mengintruksikan bahwa Seluruh Petugas Wajib menggunakan Masker dan menjaga jarak aman saat berada di lingkungan Lapas Kelas IIB Muara Enim dan sesering mungkin mencuci tangan dengan air yang mengalir pada tempat yang telah disediakan, serta menjaga pola hidup bersih, sehat dan menjaga imunitas tubuh.

Upaya-Upaya konkret terus di lakukan oleh Kalapas Muara Enim demi kebaikan bersama dalam mencegah penyebaran Covid-19.

GERAKAN CINTA PRODUK NAPI, KALAPAS MUARA ENIM BESERTA JAJARAN GUNAKAN PRODUK PECI BATIK KHAS LAPAS MUARA ENIM

Humas_Lanim. Pimpin apel pagi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M,Si beserta jajaran gunakan Produk Peci Batik hasil karya dari Warga Binaan Lapas Muara Enim. (Jum’at, 11 September 2020)

Dalam arahannya, Herdianto menyampaikan bahwa langkah-langkah strategis dalam menjadikan Lapas Muara Enim yang Produktif dan akseleratif dalam kegiatan kerja terus dilakukan. salah satunya dengan cara melaksanakan program Gerakan Cinta Produk Napi

“Hal tersebut sebagaimana surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-221.PK.01.07.01 Tahun 2020 pada huruf a menerangkan bahwa menetapkan setiap hari Jum’at atau Sabtu sebagai hari Cinta Produk Napi” Tutur Herdianto

“Dengan kita menggunakan Produk Peci Batik hasil karya WBP Lapas Muara Enim tentu merupakan suatu bentuk kebanggaan kita terhadap produktifitas dari WBP Lapas Muara Enim” Tambah Herdianto

Lebih lanjut, pada kesempatan tersebut tak lupa Herdianto menyampaikan bahwa seluruh Petugas Lapas Muara Enim harus benar-benar disiplin dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Gunakan masker, lakukan pencucian tangan sebelum masuk area Lapas serta menjaga kesehatan.

 

DUKUNG PELAKSANAAN SENSUS PENDUDUK 2020, LAPAS MUARA ENIM PRO AKTIF TERHADAP BPS MUARA ENIM

Humas_Lanim. Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan sensus penduduk 2020, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim sambut baik kedatangan Tim Supervisi Sensus Penduduk 2020 Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Muara Enim. (Senin, 07 September 2020)

Adapun pelaksanaan Supervisi ini berdasarkan Surat Edaran Gubernur Sumsel Nomor : 046/SE/BPS1600/2020 tentang Dukungan Pelaksanaan Verifikasi Lapangan dan Pendataan Penduduk Dalam Rangka Sensus Penduduk (SP2020) di lanjutkan dengan Surat BPS Muara Enim Nomor : B-136/BPS1603/9280/08/2020 Perihal Permohonan Izin dan Dukungan Sensus Penduduk 2020

Pada kesempatan tersebut Kalapas Muara Enim, Herdianto melalui Kasibinadikgiatja, Rudi Iskandar turut di dampingi Ketua Satops Patnal, Agusnadi mengatakan bahwa untuk suksesnya pelaksanaan Sensus Penduduk 2020, Lapas Muara Enim melakukan upaya Pro Aktif dengan mengedepankan prinsip pelayanan prima kepada mitra kerja Lapas Muara Enim dalam hal ini BPS Kabupaten Muara Enim

“Jalinan Sinergitas yang termanifestasi pada Koordinasi dan konsolidasi antara Lapas Muara Enim dan BPS Muara Enim tentunya menjadi modal dalam menyukseskan pelaksanaan sensus penduduk 2020” Ujar Rudi Iskandar

Sementara Megry Fatra selaku Kasi Statistik Sosial BPS Muara Enim menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan penuh dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dalam menyukseskan sensus penduduk 2020 khususnya di Kabupaten Muara Enim.

 

LAPAS MUARA ENIM GANDENG PT.BUKIT ASAM DALAM OPTIMALISASI KEBUTUHAN DASAR WARGA BINAAN

Humas_Lanim. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik terkhusus pada Warga Binaan, dengan terus Berikhtiar Lapas Muara Enim menggandeng PT. Bukit Asam untuk Optimalisasi pemenuhan kebutuhan dasar Air. Hal tersebut disambut baik pihak CSR PT.Bukit Asam dengan mendatangi langsung Lapas Muara Enim. (Jum’at, 04 September 2020)

Kedatangan pihak PT. Bukit Asam kali ini merupakan hasil tindak lanjut dari pada kunjungan silaturahim Kalapas Muara Enim, Herdianto beserta jajaran beberapa waktu sebelumnya

Asisten Manager Perencanaan PT.Bukit Asam, Samsuir menyampaikan bahwa Sinergitas antara PT.Bukit Asam dan Lapas Muara Enim telah berlangsung lama, banyak kegiatan-kegiatan yang bermanfaat kita lakukan bersama, terkhusus dalam hal ini untuk mensupport Lapas Muara Enim dalam memberikan pelayanan prima kepada para Warga Binaan.

“Pihak PT.BUkit Asam tentunya ingin terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan bagaiman kita bisa berbuat sesuatu yangh bisa diikmati dan bermanfaat untuk masyarakat” Ujar Samsuir

Sementara Kalapas Muara Enim, Herdianto melalui Kasubag TU, Dailami menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan yang terus dilakukan oleh PT.Bukit Asam kepada Lapas Muara Enim

“Seperti yang kita ketahui bahwa kebutuhan Air merupakan kebutuhan yang sangat mendasar bagi hajat hidup manusia. Dalam pemenuhan kebutuhan air ini Lapas Muara Enim selain memanfaatkan sumur bor yang ada sebelumnya juga melakukan pengambilan air bersih ke PDAM Kab.Muara Enim”

“Dengan adanya support berupa perbaikan dan pembuatan sumur bor baru dari PT.Bukit Asam tentunya hal ini sangat membantu kami. Tanpa dukungan dari berbagai unsur terkait, tentunya pemberian layanan publik tidak bisa berjalan optimal dan oleh karenanya Lapas Muara Enim terus menjalin sinergitas ke berbagai stakeholder terkait agar pelaksanaan pelayanan publik di Lapas Muara Enim bisa terus Optimal” Jelas Dailami

Kegiatan dilanjutkan dengan meninjau lokasi perbaikan dan pembuatan sumur bor baru Lapas Muara Enim

IKUTI RAKERNIS PEMASYARAKATAN 2020, KALAPAS MUARA ENIM, HERDIANTO SIAPKAN PROGRAM KERJA DAN LANGKAH STRATEGIS DALAM PERCEPATAN REVITALISASI PEMASYARAKATAN LAPAS MUARA ENIM

Humas_Lanim. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si ikuti kegiatan Rapat Kerja Tekhnis (Rakernis) Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Tahun 2020, bertempat di Hotel Aston Palembang, (Rabu, 02 September 2020)

Rakernis tahun ini mengusung tema “Meningkatkan Profesionalisme Petugas Pemasyarakatan menuju Pemasyarakatan Maju”, yang di selenggarakan selama 03 hari mulai dari tanggal 02 – 04 September 2020 dan diikuti oleh seluruh Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (Ka.UPT) PAS Sumatera Selatan

Dilansir dari Sumsel.kemenkumham.go.id, Kapala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman menyampaikan erkait keadaan dan kondisi UPT Pemasyarakatan yang ada di Sumatera Selatan. “Pelaksanaan Rakernis ini bukan hanya sekadar agenda tahunan kita, tapi merupakan momen yang tepat untuk kita memahami bagaimana sesungguhnya tugas dan fungsi kita sebagai aparatur yang diberi tugas mulia dalam melaksanakan pembinaan di lingkup Pemasyarakatan,” urai Kakanwil.

Ia mengatakan bahwa saat ini jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Sumatera Selatan berjumlah 10.149 orang, dengan kapasitas hunian Lapas/Rutan yang hanya 6.605 orang. “Situasi overcrowded ini berdampak kepada meningkatnya risiko gangguan keamanan dan ketertiban, suasana psikologis penghuni yang tidak sehat sehingga sangat mudah terjadi konflik antar penghuni, terjadi pelanggaran HAM, serta kegagalan untuk menjamin penghuni dalam kondisi aman dan manusiawi sehingga tidak sedikit pihak yang merasa tidak puas dengan kondisi tersebut,” Terangnya

“Dengan adanya Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 35 Tahun 2018 tentang Revitalisasi Penyelenggaraan Pemasyarakatan yang ditetapkan tanggal 18 Desember 2018 dan diundangkan pada tanggal 20 Desember 2018 (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2018 Nomor 1685), diharapkan dapat mengoptimalkan penyelenggaraan Pemasyarakatan sebagai bentuk perlakuan terhadap tahanan, narapidana dan klien serta perlindungan terhadap barang bukti,” ujarnya

pada kegiatan tersebut Turut hadir, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Alfi Zahrin, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Siar Hasoloan Tamba, Kepala Divisi Administrasi, Rifqi Adrian Kriswanto, Kepala Divisi Keimigrasian yang diwakili oleh Syafrizal selaku Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, serta para pejabat Administrator Kantor Wilayah.

Dihubungi seusai pembuaan Kegiatan, Kalapas Muara Enim Herdianto mengatakan bahwa Lapas Muara Enim mendukung penuh kebijakan kantor wilayah kemenkumham sumsel. Hal ini juga kita Refleksikan pada Penyusunan Program Kerja Lapas Muara Enim.

“berbagai langkah strategis kita lakukan untuk melaksanakan percepatan penyelenggaraan revitalisasi pemasyarakatan. Setidaknya ada lebih kurang 36 program kerja yang akan dan telah di laksanakan di Lapas Muara Enim” Imbuhnya

“Seperti Mewujudkan Lembaga Pemasyarakatan untuk membangun Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih Melayani, Meningkatkan Sistem Informasi Managemen Keuangan yang Akuntabel dan Transparan, Peningkatan pelaksanaan Tertib Administrasi Registrasi., Meningkatkan Pelayanan  Pemberian hak remisi kepada Warga Binaan yang telah memenuhi Syarat, Meningkatkan Pemberian program integrasi berupa PB, CB, CMB, dan Asimilasi, Melakukan Pencegahan dan Pengendalian penyakit menular, Peningkatan Kualitas WBP menjadi SDM unggul melalui pelatihan keterampilan bersertifikasi kepada 400 narapidana dengan melakukan kerjasama dengan Dinas Ketenagakerjaan atau pihak-pihak terkait, Mewujudkan zero overstaying Tahanan dan melakukan kerjasama dengan Kejaksaan, kepolisian dan instansi terkait lainnya dalam penyelesaian overstaying, Mewujudkan penyelesaian overcrowding dengan melakukan pemindahan Narapidana secara berkala, Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak sebesar Rp. 24.000.000,- dalam setahun dengan menciptakan kegiatan kerja yang produktif dan masih banyak lagi” Papar Herdianto

BEBAS MURNI, NAPI TERORIS DARI LAPAS MUARA ENIM DI KAWAL PETUGAS BNPT

Humas_Lanim. Setelah selesai menjalani masa pidananya selama 4 Tahun 6 bulan, dengan kawalan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Napi Teroris dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, pagi ini hirup udara bebas dengan status Bebas Murni (Senin, 31 Agustus 2020)

Napi Teroris tersebut Atas Nama Sulaiman Hasanudin bin Hasanudin Baso alias Daeng (28) asal Makassar, Sulawesi Selatan.

Sebelum proses pelepasan, Sulaiman alias Daeng menjalani Rapid Tes terlebih dahulu dan dinyatakan Non Reaktif.

Kalapas Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si dan pejabat struktural lainnya turut disaksikan dari Petugas POLRES Muara Enim dan Petugas KODIM 0404 Muara Enim melepas Sulaiman (28) kepada pihak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk mengawal kepulangannya.

Kalapas Muara Enim, Herdianto membenarkan bahwa Sulaiman Hasanudin bin Hasanudin Baso Napiter dari Lapas Muara Enim, hari ini Bebas Murni.

“Selama menjalani masa pembinaan di Lapas Muara Enim, Sulaiman Alias Daeng merupakan Warga Binaan yang dikenal baik dan tertib, sehingga saat pembebasannya tidak ada kendala” Terang Herdianto

“Semoga sekembalinya ke Masyarakat, kita berharap Sulaiman tidak mengulangi lagi perbuatanya dan menjadi pribadi yang labih baik” Harap Herdianto

 

 

GELAR RAZIA INSENDENTIL MALAM HARI, KALAPAS MUARA ENIM, HERDIANTO : JADIKAN LAPAS MUARA ENIM ZERO HALINAR

Humas_Lanim. Dibawah Komando Kalapas Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si memimpin langsung pelaksanaan Razia Insendentil Kamar Hunian Warga Binaan Lapas Muara Enim. (Kamis, 27 Agustus 2020)
.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB Malam hari, dengan menurunkan 40 orang personil petugas Lapas Muara Enim tak terkecuali seluruh pejabat Struktural menyisir satu persatu seluruh kamar hunian Warga Binaan
.
Dalam arahannya Kalapas Muara Enim, Herdianto menegaskan bahwa sebagai bentuk komitmen kita bersama dalam mewujudkan Lapas Muara Enim Zero Halinar, kita terus melakukan langkah-langkah strategis


.
“Razia Insendentil yang di laksanakan harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip tindakan yang humanis” Ujar Herdianto
.
“Adapun hasil dari pada Razia Insendentil kali ini yaitu di temukan 13 Unit Handphone, Sendok Stanlis 12 buah, terminal kabel 4 buah, Gunting 3 buah, 3 buah alat penghisap Rokok Elektrik dan untuk Narkoba Nihil” Terang Herdianto dalam Press Release
.
“Dengan ditemukannya barang-barang yang notabene terlarang ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi kita untuk terus mengambil langkah-langkah serius dalam menciptakan Lapas Muara Enim Zero Halinar (Bebas Handphone, Pungli dan Narkoba)” Beber Herdianto

IKUTI PENGUATAN PEMBANGUNAN ZI WBK/WBBM, LAPAS MUARA ENIM TERUS BERKOMITMEN MENUJU SATKER WBBM

Humas_Lanim. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Bapak Ajub Suratman dengan Komitmennya dalam menjadikan Satker di jajaran Kanwil Kemenkumham Sumsel menjadi  WBK/WBBM, mengintruksikan seluruh jajarannya untuk mengikuti kegiatan Penguatan Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham RI (Rabu, 26 Agustus 2020)

Kegiatan tersebut di Ikuti oleh seluruh pimpinan tinggi kanwil Kumham Sumsel, Kepala Unit Pelaksana Tekhnis dan pegawai kanwil kumham sumsel serta di ikuti secara Virtual seluruh Tim Pokja WBK/WBBM satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel

Dalam Laporannya Ajub Suratman menyampaikan bahwa Pada tahun 2020, Kanwil Kemenkumham Sumsel telah menyatakan komitmen untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/ WBBM). Seluruh satuan kerja mulai dari Kanwil hingga Unit Pelaksana Teknis
(UPT) wajib terlibat dalam Pembangunan ZI, mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“15 Satker memenuhi kriteria di usulkan ke TPN, terdiri dari 12 Satker berjuang meraih WBK dan 3 Satker berjuang meraih WBBM. kami berkomitmen dan saling bahu-membahu melakukan pemenuhan data dukung Lembar Kerja Evaluasi (LKE) pada seluruh Satuan Kerja di wilayah Sumsel serta melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang mendukung pembangunan ZI. Tentu kami meyakini bersama bahwa menuju WBK/WBBM adalah proses, sementara tujuan akhirnya adalah Zona Integritas” Ujar Ajub Suratman

“3 satker yang telah meraih Predikat WBK diantaranya Lapas Kelas IIB Muara Enim, Kanim Non TPI Muara Enim dan LPKA Kelas I Palembang tentunya harus menjadi Pilot Project bagi satker lainnya” Tambahnya

“Dengan segala progres yang telahdilakukan oleh setiap jajaran, besar harapan kami tahun ini untuk mewujudkan Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM baik di tingkat Kantor Wilayah hingga ke tingkat UPT. Lebih dan kurangnya, kami akan terus berbenah” Harap Ajub Suratman

Sementara Sekjen Kemenkumham RI, Bambang Rantam dalam penguatannya mengatakan beberapa point penting untuk di laksanakan oleh setiap satuan kerja yaitu Komitmen yang kuat, jangan hanya mengejar Predikatnya namun harus benar-benar di implementasikan prinsip pembangunan ZI WBK/WBBM, Tidak ada pungli, perubahan Mindset dan tentunya peningkatan Kuatlitas Pelayanan Publik

“Dengan melihat semangat teman-teman di jajaran kanwil kumham sumsel, saya meyakini satker di lingkungan kanwil Kemenkumham Sumsel bisa meraih predikat WBK/WBBM” Tutur Bambang Rantam

kegiatan tesebut di lakukan juga Pernyataan Sikap Tim Pembinaan Kinerja Pembangunan   ZI menuju WBK/WBBM  oleH Kepala Kantor Wilayah diikuti oleh seluruh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel, Penyematan Satgas Penguatan WBK/WBBM dan Pemberian Penambah Daya Tahan Tubuh kepada  Pegawai secara Simbolis

dihubungi seusai kegiatan Kalapas Muara Enim, Bapak Herdianto mengatakan bahwa Lapas Muara Enim terus berkomitmen menjadi satuan kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melalayni (WBBM)

“berbagai langkah strategis juga terus kami lakukan untuk terwujudnya Lapas Muara Enim menjadi satuan kerja berpredikat WBBM” Ucap Herdianto

 

JALANI RAPID TEST, PEGAWAI LAPAS MUARA ENIM NON REAKTIF DARI CORONA

Humas_Lanim. Berbagai Upaya serius di lakukan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dalam melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, Hari ini sebanyak 62 Pegawai Lapas Muara Enim jalani Rapid Test Massal. Bertempat di Aula Lapas Muara Enim. (Selasa, 25 Agustus 2020)

Dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, Tim Kesehatan Lapas Muara Enim secara telaten dan teliti mengambil sampel Sampel darah Setiap Pegawai Lapas Muara Enim secara bergantian.

Pelaksanaan Rapid Test kali ini di tandai dengan pengamilan sampel darah Kepala Lapas Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si terlebih dahulu yang kemudian dilanjutkan dengan Pegawai lainnya.

Herdianto mengungkapkan bahwa Pelaksanaan Rapid Tes ini merupakan Sebagai Langkah serius kita dalam melakukan Pencegahan dan Pengendalian Virus Corona. Hal ini juga didasarkan dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-20.PR.01.01 Tahun 2020 tentag Lagkah Progresif Dalam Penanggulangan Penyebaran Corona Cius Desease (Covid-19) pada Unit Pelaksana Tekhnis Pemasyarakatan.

“Dari Hasil Test kepada 62 orang Pegawai Lapas Muara Enim Alhamdulilah untuk sementara sampai Releasenya berita ini dinyatakan Non Reaktif Seluruhnya” Terang Herdianto

“Tentu telah berbagai langkah strategis yang kita lakukan untuk mencegah penyebaran Virs Corona di Lingkungan Lapas Muara Enim. Mulai dari Pensosialisasian dan Pengedukasian baik kepada pegawai maupun Warga Binaan, Peningkatan Kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan ( Penggunaan Masker, Pencucian tangan, Physical Distancing, Pemeriksaan Suhu Tubuh dan sebagainya), Pelaksanaan 3T (Testing, Tracing dan Treatment) serta Berkoordinasi dengan dinas Kesehehatan” Imbuhnya

“Mari kita berdoa bersama, Semoga Pandemi Corona ini bisa segera berlalu” Ajak Herdianto

1 2 3 4 5 25