SAMBUT KUNJUNGAN KADIVMIN KUMHAM SUMSEL, KALAPAS MUARA ENIM, HERDIANTO PERLIHATKAN INOVASI LAYANAN LAPAS MUARA ENIM


Humas_Lanim. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Bapak Herdianto sambut langsung Kunjungan Kepala Divisi Administrasi, Bapak Rifqi Adrian Kriswanto beserta Rombongan. (Rabu, 07 Oktober 2020)
.
Kunjungan tersebut dalam rangka Monitoring Proses Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lapas Muara Enim
.
Kadivmin Kemenkumham Sumsel, Rifqi Adrian mengapresiasi atas komitmen Lapas Muara Enim dalam mewujudkan Satuan Kerja yang Berpredikat WBBM
.
“Sebagaimana diketahui bahwa Lapas Muara Enim merupakan Pilot Project bagi Satuan Kerja di Wilayah Kemenkumham Sumsel dalam pelaksanaan Pembangunan ZI WBK/WBBM”
.
“Hal tersebut tentunya tidak terlepas dari Role Model seorang Kalapas terhadap para anggotanya” Tutur Rifqi
.
Rifqi berpesan Lapas Muara Enim agar terus mempertahankan prestasi yang telah di dapat serta terus tiada henti mengukir prestasi-prestasi lainnya
.
Merespon hal diatas Kalapas Muara Enim, Herdianto mengucapkan terimakasih atas perkenannya Kadivmin menyambangi Lapas Muara Enim dalam rangka memonitoring pelaksanaan ZI WBBM
.
“Sudah seyogyanya bahwa Lapas Muara Enim akan terus tiada henti untuk melakukan perubahan menjadi lebih baik” Ucap Herdianto
.
“Doa dan dukungan dari seluruh elemen, terlebih dari Kantor Wilayah tentunya sangat di butuhkan Lapas Muara Enim”
.
“Sampai saat ini perhatian dan dukungan tersebut selalu Hadir dalam mengiringi proses Pembangunan Zi WBBM di Lapas Muara Enim. Hal tersebut menjadi motivasi sendiri bagi kami untuk terus berjuang menjadi satuan kerja yang berpredikat WBBM” Ujar Herdianto
.
Pada kesempatan tersebut Kalapas Muara Enim, Herdianto memperlihatkan berbagai Inovasi yang ada di Lapas Muara Enim kepada Kadivmin beserta rombongan

GELAR TRANSFER KNOWLEDGE, KALAPAS MUARA ENIM, HERDIANTO : IMPLEMENTASIKAN HASIL STUDY TIRU DI LAPAS MALANG

Humas_Lanim. Setelah sebelumnya melaksanakan Study Tiru di Lapas Kelas I Malang dan Lapas Perempuan Malang, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si menggelar Kegiatan Tranfer Knowledge kepada Seluruh Tim Pokja ZI WBBM. Bertempat Balai Latihan Produktif (BLP) Lapas Muara Enim.

.
Diketahui bahwa dalam pelaksanaan Study Tiru sebelumnya, Lapas Muara Enim sendiri selain dari Bapak Kalapas turut mengirimkan juga perwakilan dua orang anggota Pokja ZI WBBM
.
Dalam pengarahannya Kalapas Muara Enim, Herdianto mengatakan jangan sia-siakan hasil dari Study Tiru kemarin
.
“Banyak pembalajaran yang dapat kita Implementasikan untuk terwujudnya Lapas Muara Enim yang berpredikat WBBM” Ungkap Herdianto
.
“Lakukan Mapping, lahirkan inovasi terbaru dan maksimalkan SDM yang kita miliki serta Tingkatkan kualitas sektor pembinaan”
.
“Kegiatan Tranfer Knowledge ini tentunya sangat bermanfaat dalam memberikan pendalaman konsep Pembangunan ZI WBBM.
.
“Terus semangat Wujudkan Lapas Muara Enim berpredikat WBBM, Yakin kita PASTI bisa” Jelas Herdianto dalam membakar semangat Anggotanya
.
Seusai pengarahannya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh dua perwakilan pegawai yang telah melaksanakan Study Tiru

CIPTAKAN ZERO HALINAR, KALAPAS MUARA ENIM, HERDIANTO PIMPIN KEGIATAN RAZIA KAMAR HUNIAN WBP DAN PEMUSNAHAN BARANG BUKTI

Humas_Lanim. Dalam rangka komitmen mewujudkan Zero Halinar (Bebas Handphone, Pungli dan Narkoba), Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Bapak Herdianto Amd.IP, SH, M.Si memimpin langsung kegiatan penggeledahan insendentil kamar hunian WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Lapas Muara Enim. (Senin, 21 September 2020).

Kegiatan tersebut diawali dengan pengarahan oleh Kalapas Muara Enim kepada setiap petugas, setelah pengarahan Kalapas Muara Enim beserta anggota langsung ke kamar hunian.

Lebih lanjut Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Muara Enim di berikan pengarahan oleh petugas, sementara petugas lainnya melakukan penggeledahan kamar hunian WBP.

Pada Press Release, Kalapas Muara Enim mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan penggeledahan ke blok hunian WBP dalam rangka Lapas/Rutan Zero dari pada Halinar, yang mana hal itu sesuai dengan instruksi Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel.

Adapun hasil dari Razia kali ini, Handphone ditemukan sebanyak 27 buah, casan 31 buah dan narkoba Tidak ada. Tukasnya

Herdianto menambahkan, untuk memperkuat pemeriksaan baik pengunjung maupun petugas, lakukan razia insendentil dan rutin. untuk hasil kegiatan kali ini Ka.KPLP dan Kasiminkamtib saya instruksikan, untuk lakukan hukuman disiplin kepada WBP dan apabila ada petugas yang terlibat lakukan hukuman disiplin juga”

“Kami Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, berkomitmen untuk menciptakan Lapas Muara Enim yang ZERO HALINAR” Tutup Herdianto

Dalam kesempatan tersebut, dilanjutkan langsung pemusnahan hasil Razia dari mulai bulan Juni sampai dengan bulan September 2020, dengan rincian  HP sebanyak 162 Unit Casan 160 buah kabe; 43 buah, Headset 65 buah alat masak 5 buah dan Benda tajam 6 buah.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman dan tertib.

LAPAS MUARA ENIM OPTIMIS RAIH PREDIKAT WBBM, USAI STUDY TIRU DI LAPAS MALANG

Humas_Lanim. Dibawah komando Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Ajub Suratman turut didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Alfi Zahrin. Jajaran Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pemasyarakatan Kanwil Sumsel melaksanakan Study Tiru ke Lapas Kelas I Malang dan Lapas Perempuan Malang. (Senin, 28 September 2020)

Terpantau Pejabat Administrator Divisi PAS Kanwil Sumsel, Kalapas Muara Enim, Herdianto Karutan Baturaja, Royhan, Karutan Prabumulih, Reza dan Ka.UPT PAS Lainnya ikut dalam Study Tiru tersebut.

Dilansir dari sumsel.kemenkumham.go.id Rombongan Kakanwil Sumsel yang didampingi Kakanwil Jatim Krismono menuju Lapas Kelas I Malang yang terletak di Kecamatan Belimbing Kelurahan Bunul Rejo, Jawa Timur.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Malang Agung Krisna menyambut langsung kehadiran Kakanwil Sumsel dan rombongan, ia mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas dipilihnya lokasi Lapas Malang untuk dijadikan tempat studi tiru Zona Integritas WBK/WBBM.

“Pegawai Lapas Kelas I Malang sebanyak 209 orang, sedangkan Warga Binaan kami sebanyak 2959 orang”, ungkap Agung Krisna kepada rombongan Kanwil sumsel dalam memaparkan profil Lapas Kelas I Malang.

Disampaikan oleh Agung Krisna dalam sambutannya, Ia menjelaskan kiat kiat bagaimana langkah yang ditempuh dalam membuat inovasi dibidang pelayanan yang berbasis IT dan menciptakan pelayanan prima dalam meraih predikat WBK. Ditekankan oleh Agung, setelah melakukan perubahan, publikasi di sosial media pun tidak kalah penting dalam rangka membentuk opini publik yang positif.

“Pastikan semua pegawai terutama yang menjadi Garda terdepan untuk memberikan pelayanan yang maksimal, sesuai SOP. Selain itu, peran Tim Humas yang selalu optimal sebagai ujung tombak dalam membuat citra positif instansi”, ujarnya.

Sementara itu, Kakanwil Sumsel Ajub Suratman pada kesempatan tersebut menyampaikan alasannya memilih Lapas Kelas I Malang sebagai tempat Studi Tiru.

Menurut Kakanwil Sumsel, Lapas Kelas I Malang merupakan salah satu Satuan Kerja yang sudah mengantongi predikat sebagai Wilayah Bebas Korupsi (WBK) pada 2019, dan pada 2020 ini Lapas Kelas I Malang sedang gencar melakukan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersi dan Melayani (WBBM).

Selain itu, salah satu inovasi yang patut ditiru dari Lapas Kelas I Malang yakni pembangunan Sarana Asimilasi, dan Edukasi (SAE), di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Jawa Timur. SAE merupakan sarana pembinaan bagi warga binaan yang dibangun oleh Warga Binaan Lapas Kelas I Malang itu sendiri setelah memperoleh pelatihan keahlian dalam menunjang proses pembangunan, seperti pelatihan konstruksi, dan pertukangan. SAE sendiri baru saja diresmikan pada (16/9/2020) lalu, oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly.

“Saya tahu persis perjalanan kerja Kalapas Malang ini, sejak beliau menjadi Kalapas di Batam, di Cibinong, serta terobosan-terobosan beliau ini sangat luar biasa, sehingga ini patut untuk di tiru”, ungkapnya.

Kakanwil mengingatkan tuntutan kedepan bahwa setiap satuan kerja wajib WBK dan WBBM. “Kita tidak boleh tertinggal, kalau mau mendapatkan sesuatu yang istimewa atau excelent, kita harus kerja lebih keras, lebih keras lagi, dibalik kesulitan pasti ada kemudahan, tidak perlu banyak alasan dalam bekerja, buktikan kepada masyarakat kita mampu berbuat”, tuturnya.

Dihubungi seusai kegiatan, Kalapas Muara Enim, Herdianto mengatakan bahwa banyak hal yang didapatkan dalam pelaksanaan Study Tiru di Lapas kelas I Malang dan Lapas Perempuan Malang.

“Sebagaimana diketahui bahwa kedua UPT ini merupakan Satker yang telah meraih Predikat WBK / WBBM (Lapas Perempuan Malang) . Tentu Inovasi-inovasi Layanan yang ada di Lapas Malang dan di LPP Malang dapat menjadi bahan Refrensi bagi Lapas Muara Enim” Imbuhnya

“Dengan Komitmen yang kuat dan hati yang tulus dalam melayani, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim Optimis bisa meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)” Ucap Herdianto

 

TERAPKAN PRINSIP WBBM, LAPAS MUARA ENIM GELAR SIDANG KODE ETIK

Humas_Lanim. Satu orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim mengikuti sidang kode etik. Sidang tersebut dilaksanakan di Aula Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim Kamis (24/09/20),
.
PNS tersebut diduga telah melanggar kode etik yaitu penyalahgunaan wewenang terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan.
Sidang kode etik ini dilaksanakan setelah adanya pemeriksaan yang dilakukan oleh tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal (SATOPS PATNAL) Lapas Muara Enim terhadap pegawai yang diduga melakukan pelanggaran kode etik ASN.

Sidang tersebut dipimpin oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Herdianto, Amd.IP., SH., M.Si. dan beberapa pihak Majelis Kode Etik ASN Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim.

Dalam sambutannya Kalapas Muara Enim mengatakan Majelis Kode Etik ASN memiliki kewenangan untuk memanggil ASN yang diduga melakukan pelanggaran kode etik yang di dalamnya termasuk pelanggaran penyalahgunaan wewenang.

“Sidang ini dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor : M. HH. 16-KP. 05.02 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Pegawai Pemasyarakatan” Jelas Herdianto

“Dari sidang akan ada rekomendasi Majelis, tergantung dengan jenis-jenis atau beratnya pelanggaran ASN tersebut. Rekomendasi ini sesuai dengan kewenangan mereka dalam PP 53 Tahun 2010 tentang Disiplin ASN untuk memberikan sanksi,” Tambahnya

Beliau juga mengatakan bahwa sidang kode etik ini sesuai dengan ketentuan undang-undang untuk menerapkan kedisiplinan bagi para ASN

DETEKSI DINI PENCEGAHAN COVID – 19, PEGAWAI LAPAS KELAS IIB MUARA ENIM JALANI TES SWAB

Humas_Lanim. Berbagai upaya serius dilakukan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dalam melaksanakan Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Virus Covid – 19. Hari ini sebanyak 63 Pegawai Lapas Kelas IIB Muara Enim mengikuti Tes SWAB massal. Bertempat di Ruang Tunggu Pengunjung Lapas Kelas IIB Muara Enim (Rabu, 23 September 2020).

Bekerjasama dengan BTKLPP Kelas I Palembang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim, Petugas Medis Lapas Kelas IIB Muara Enim mengkoordinir petugas yang lain untuk tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid – 19 dalam pelaksanaan Tes SWAB ini.

Pelaksanaan Tes SWAB kali ini diawali dengan pengambilan Sampel dari Kepala Lapas, Bapak Herdianto Amd.IP, SH, M.Si kemudian dikuti oleh pegawai lainnya secara bergantian.

Herdianto selaku Kalapas mengungkapkan bahwa Pelaksanaan Tes SWAB kali ini sebagai langkah serius kita dalam melakukan Pencegahan dan Pengendalian Penyebaran Virus Covid – 19. Hal ini juga didasarkan pada Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-20.PR.01.01 Tahun 2020 tentang Langkah Progresif Dalam Penanggulangan Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan.

“Dari pelaksanaan Tes SWAB yang diikuti 63 Pegawai Lapas Kelas IIB Muara Enim kali ini masih menunggu hasil uji Laboratorium yang akan dilakukan oleh BTKLPP Kelas I Palembang dan Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim. Diperkirakan hasil Tes SWAB ini akan keluar sekitar 6-7 hari kedepan.”

“Tentu telah berbagai upaya strategis telah digalakkan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim. Mulai dari melakukan Sosialisasi dan Edukasi kepada seluruh Pegawai, Warga Binaan maupun Keluarga Warga Binaan yang berada diluar, Peningkatan Kedisiplinan dalam menerapkan Protokol Kesehatan seperti penggunaan masker, rajin mencuci tangan, social distancing, pemeriksaan suhu tubuh dan sebagainya, serta Pelaksanaan 3T (Testing, Tracking, dan Treatment) serta berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan” imbuhnya.

Diujung kegiatan, Herdianto berharap semoga baik seluruh pegawai dan warga binaan sehat selalu dan tetap semangat melakukan aktivitasnya dalam suasana pandemi Covid-19 ini. Semoga Allah selalu memberikan kita kekuatan dan kesabaran serta mengangkat virus corona dari muka bumi ini, Aamiin.

SOSIALISASIKAN PEMBANGUNAN ZI WBBM SECARA MASIF, KALAPAS MUARA ENIM : HERDIANTO RANGKUL INSAN MEDIA ALIANSI INDONESIA

Humas_Lanim. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim , Bapak Herdianto, Amd.IP, SH M.Si sambut kunjungan Silaturahim dari Media Aliansi Indonesia. ( Jum’at, 18 September 2020 )

M. Kanda Budi Setiawan, S.Pdi, SH selaku Kepala Media Aliansi Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan, secara khusus temui langsung Kalapas Muara Enim

Adapun kedatangan Budi dan Rombongan bermaksud untuk menjalin tali Silaturahim dengan Lapas Muara Enim

Dalam kesempatan tersebut Kalapas Muara Enim, Herdianto Mengatakan Kedatangan teman-teman dari media Aliansi Indonesia tentunya akan menjadi suatu Jalinan Kekeluargaan

“Kita ketahui bahwa teman-teman Media sangat berperan penting dalam mendorong kemajuan Organisasi Publik ( Baik itu Pemerintah, Private maupun Masyarakat)”

“Media juga menjadi Control bagi Pemerintahan dalam pelaksanaan Pelayanan Publik” Ungkap Herdianto

Terlebih Lapas Muara Enim saat ini sedang berjuang Menjadi Satuan Kerja yang berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Oleh karenanya Lapas Muara Enim sangat membutuhkan Dukungan dari seluruh Elemen Masyarakat” Jelas Herdianto


Sementara Kepala Media Aliansi Indonesia Perwakilan Sumsel, Kanda Budi menyampaikan ucapan terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan Kalapas Muara Enim

“Kami sangat mengapresiasi atas segudang prestasi yang di raih oleh Lapas Muara Enim”

“Terdengar secara Nasional bahwa Lapas Muara Enim saat ini telah menjadi satuan kerja yang berpredikat WBK serta pelayanan publik yang bersih dan melayani” Tukas Budi

“Kami Media Aliansi Indonesia (MAI) sangat mendukung dan akan memberikan masukan-masukan yang konstruktif untuk kemajuan Lapas Muara Enim” Imbuhnya

Diakhir kunjungan Kalapas Muara Enim dan Kepala MAI Perwakilan Sumsel bertukar Cinderamata

Kalapas Muara Enim memberikan berupa Peci Batik Hasil Karya Warga Binaan dan Kepala MAI Sumsel memberikan Majalah Aliansi Indonesia

Hal tersebut sebagai Simbol atas hubungan baik yang terjalin

KONSISTEN TULARKAN SEMANGAT PEMBANGUNAN ZI WBK/WBBM : LAPAS MUARA ENIM KEMBALI KEDATANGAN TIM STUDY TIRU WBK, KALI INI DARI LAPAS KELAS IIA BANYUASIN

Humas_Lanim.  Konsistensi Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dalam menularkan semangat Pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) terus menggelora.

Diketahui dalam kurun waktu 09 bulan ini setidaknya lebih kurang Lapas Muara Enim telah menerima 10 kunjungan Study Tiru terkait Pembangunan ZI WBK dari UPT Pemasyarakatan Se-Sumatera Selatan.

Tentu hal tersebut menjadi tanggungjawab moral bagi segenap keluarga Lapas Kelas IIB Muara Enim untuk terus melakukan perubahan menjadi lebih baik secara Sustainable.

Layaknya sebuah destinasi yang menjadi daya tarik, Kali ini Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim kembali menerima kunjungan Tim Study Tiru WBK dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banyuasin. ( Kamis, 17 September 2020 )

Sambutan hangat pun langsung diberikan oleh Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH M.Si atas kedatangan dari Tim Study Tiru Lapas Kelas IIA Banyuasin yang dipimpin oleh Bapak Ronaldo Davinci Talesa, Amd.IP, SH (Kalapas Kelas IIA Banyuasin)

Sama seperti sebelumnya, kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas tentang bagaimana proses berhasilnya Lapas Muara Enim menjadi Satuan Kerja yang berpredikat WBK

Pelaksanaan FGD tersebut dibuka langsung oleh Kalapas Muara Enim, yang mana dalam sambutannya Herdianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada rekan-rekan Tim Study Tiru WBK Lapas Kelas IIA Banyuasin

“Kendati dalam kondisi Pandemi saat ini dengan tetap menaati protocol pencegahan Covid-19, tentu tidak menyurutkan semangat kita dalam memberikan yang terbaik untuk kemajuan organisasi” Tukas Herdianto

“Orientasi Pembangunan ZI WBK/WBBM bukanlah pada predikat atau penghargaan semata, namun Marwah dari pada tujuan Pembangunan ZI WBIK/WBBM itulah yang harus kita implementasikan dengan baik” Tambahnya

“Dengan melihat antusiasme teman-teman saat ini, tentunya kami meyakini Lapas Kelas IIA Banyuasin bisa meraih predikat WBK. Tidak Lupa Lapas Kelas IIB Muara Enim juga memohon Doanya agar bisa meraih Predikat WBBM” Tutup Herdianto

Sementara Kalapas Kelas IIA Banyuasin, Ronaldo menyampaikan ucapan terimakasihnya atas sambutan yang sangat baik dari teman-teman Lapas Kelas IIB Muara Enim

“Kami Lapas Kelas IIA Banyuasin, berharap teman-teman Lapas Muara Enim bisa berbagi ilmu dan pengalamannya dalam proses pembangunan ZI WBK.

Ronaldo mengaku bahwa Inovasi-inovasi yang ada di Lapas Muara Enim memberikan inspirasi bagi kami untuk melahirkan inovasi-inovasi baru yang akan diterapkan di Lapas Banyuasin

“Maka dari itu izinkan kami untuk bisa mempelajari dan bahkan meniru inovasi-inovasi yang ada di Lapas Muara Enim” Imbuh Ronaldo

Pelaksanan FGD tersebut dibagi menjadi 6 kelompok sesuai dengan Pokjanya masing-masing. Tim Study Tiru WBK Lapas Banyuasin tampak sangat antusias dalam melakukan diskusi dan memahami dokumen komponen pengungkit yang telah disiapkan

Seusai FGD tersebut kegiatan dilanjutkan dengan meninjau langsung inovasi-inovasi layanan yang ada di Lapas Muara Enim.

Diakhir kegiatan, secara khusus Kalapas Muara Enim Herdianto memberikan Cinderamata berupa Produk Unggulan dari Lapas Muara Enim hasil dari karya para Warga Binaan dan diterima langsung oleh Kalapas Banyuasin, Ronaldo Davinci Talesa.

 

 

TERIMA KUNJUNGAN TIM STUDY TIRU WBK RUTAN BATURAJA, KALAPAS MUARA ENIM, HERDIANTO : KOMITMEN YANG KUAT, HAL PERTAMA YANG HARUS DITANAMKAN

Humas_Lanim. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim kembali terima kunjungan Study Tiru Pembangunan Zona Integritas (ZI) WBK/WBBM, kali ini datang dari Rutan Baturaja yang melaksanakan Study Tiru di Lapas Kelas IIB Muara Enim. (Rabu, 16 September 2020)

Dengan konsep Focus Group Discussion (FGD) yang tetap memperhatikan Protocol Pencegahan Covid-19, mengawali jalannya kegiatan Study Tiru tersebut, bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Muara Enim.

Kalapas Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si menyambut hangat atas kedatangan Rekan-rekan dari Rutan Baturaja.

“Dalam Pembangunan Zona Integritas WBK/WBM, Hal pertama yang harus di tanamkan terlebih dahulu adalah Komitmen yang kuat mulai dari Pimpinan sampai seluruh komponen pada Satuan Kerja bahwa memang benar-benar melakukan perubahan Mind Set dan Culture Set menjadi satuan kerja yang bebas dari praktik KKN serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat” Ucap Herdianto

“Pembangunan ZI WBK/WBBM saat ini bukan lagi sebuah pretise namun hal tersebut merupakan kewajiban bagi setiap satuan kerja untuk melaksanakannya terkhusus pada lingkungan Kementerian Hukum dan HAM” Kata Ayah satu anak tersebut

Sementara Ketua Tim ZI Rutan Baturaja, Zairin meyampaikan ucapan terimakasih atas sambut yang baik dari Lapas Muara Enim, terkhusus kepada Kalapas, Bapak Herdianto.

“Mulai dari awal memasuki lingkungan Lapas Muara Enim sampai saat FGD ini, banyak hal yang dapat kami pelajari di Lapas Muara Enim. Inovasi-inovasi yang ada di Lapas Muara Enim bisa menginspirasi kami dalam Upaya meraih predikat WBK” Tutur Zairin

Seusai FGD tersebut Kegiatan dilanjutkan peninjauan langsung inovasi-inovasi yang ada di Lapas Muara Enim dengan turut di dampingi oleh Tim ZI Lapas Muara Enim .

BERHASIL DALAM PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS, LAPAS MUARA ENIM MENJADI MAGHNET STUDY TIRU

Humas_Lanim. Kesuksesan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dalam Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani menjadikan Lapas Kelas IIB Muara Enim sebagai Maghnet Study Tiru bagi Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Pemasyarakatan lainnya.

Kali ini Lapas Kelas IIB Empat Lawang seusai menghantarkan  pejabat Strukturalnya menjadi salah satu pejabat struktural di Lapas Muara Enim, langsung sekaligus melaksanakan Study Tiru di Lapas Muara Enim (Selasa, 15 September 2020)

Kalapas Muara Enim, Bapak Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si menyambut langsung kedatangan Kalapas Empat Lawang, Bapak Ridwantoro beserta Tim Pokjanya

Dalam sambutannya Herdianto menuturkan bahwa Dalam proses Pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM pada prinsipnya adalah terwujudnya satuan kerja yang bebas dari praktik-praktik KKN serta Komitmen yang kuat dalam memberikan pelayanan prima kepada Warga Binaan Khususnya dan Masyarakat pada umumnya

“Menciptakan inovasi-inovasi yang berorientasi terhadap penguatan tugas dan fungsi serta kemudahan layanan bagi masyarakat merupakan kunci dari proses pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM itu sendiri” Ungkap Herdianto

“Kami Lapas Muara Enim tentu dengan senang hati bisa sharing tentang bagaimana proses pembangunan ZI WBK/WBBM di Lapas Muara Enim. Semakin banyak satuan kerja yang berkomitmen dalam meraih Predikat WBK/WBBM maka semakin akseleratif pula terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance)” Jelasnya

“Semoga Lapas Kelas IIB Empat Lawang bisa meraih predikat WBK, dan Lapas Muara Enim memohon Doa agar bisa meraih predikat WBBM” Harap Herdianto

Sementara Kalapas Empat Lawang, Ridwantoro menyampaikan ucapan terimakasihnya atas sambutan hangat dari Lapas Muara Enim

“kami juga mengapresiasi kiprah Lapas Muara Enim dalam kesungguhannya menerapkan pembangunan ZI sehingga bisa meraih predikat WBK. Hal tersebut tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk bisa mengikuti jejak Lapas Muara Enim

“Pastinya akan banyak informasi dan knowledge yang bisa kami dapatkan dalam pelaksanaan Study Tiru ini,” Beber Ridwantoro

kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan oleh Sekretaris ZI Lapas Muara Enim dan diskusi Pokja serta meninjau langsung inovasi-inovasi dan proses pelaksanaan layanan di Lapas Muara Enim.

1 2 3 4 25