Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19. Kalapas Muara Enim : Hidayat Sosialisasikan Pelaksanaan Permenkumham Nomor 10 tahun 2020 Kepada Jajarannya dan Warga Binaan

Humas_Lanim. Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat sosilisasikan kepada jajarannya dan para Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Muara Enim terkait pelaksanaan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19. (Rabu, 01 April 2020)

Dalam pengarahannya Hidayat mengatakan bahwa pelaksanaan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 ini perlu untuk diketahui khususnya oleh para Warga Binaan pemasyarakatan (WBP).

“Hal ini terkait upaya penyelamatan terhadap narapidana dan anak yang berada di Lembaga Pemasyarakatan. untuk itu perlu dilakukan pengeluaran dan pembebasan melalui asimilasi dan integrasi untuk pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19 sesuai dengan ketentuan yang berlaku” Ungkap Hidayat

“Kalau dalam keadaan normal asimilisasi itu suatu proses pembinaan Naraidana dan anak yang dilaksanakan dengan membaurkan Narapidanan dan Anak dalam kehidupan Masyarakat seperti contohnya bekerja di luar lapas Namun dikarenakan adanya wabah Corona ini Pemerintah melakukan suatu upaya untuk pencegahan Covid-19 dalam hal ini di Lapas, Menkumham RI menerbitkan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 yang tertera pada pasal 2 ayat 1 menerangkan bahwa Asimilasi Narapidana dilaksanakan di rumah dengan pembimbingan dan pengawasan Bapas.” Tambahnya

“Pemberian Asimilasi ini tentunya harus memenuhi persyaratan yaitu berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan dan telah menjalani 1/2 masa pidana. sedangkan untuk Pembebasan Bersyarat dan Cuti Menjelang Bebas sesuai dengan Pasal 9 Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 menjelaskan Narapidana yang dapat diberikan Pembebasan Bersyarat dan Cuti Menjelang Bebas harus memenuhi syarat Telah menjalani masa pidana paling singkat 2/3, dengan ketentuan 2/3 masa pidana tersebut paling sedikit 9 bulan, berkelakukan baik, telah mengkuti program pembinaan dengan baik tekun dan bersemangat serta masyarakat dapat menerima program kegiatan pembinaan narapidana” Beber Hidayat dalam Pengarahannya.

Hidayat juga menegaskan bahwa semua pelayanan yang ada di Lapas Muara Enim Tidak ada di pungut Biaya sedikitpun alias Gratis.

Para Warga Binaan tampak begitu antusias dalam mendengarkan pengarahan Kalapas Muara Enim.

 

 

Antisipasi Penyebaran COVID-19, Kalapas Muara Enim, Hidayat Instruksikan Jajarannya Untuk Lakukan Skrining Deteksi Dini COVID-19 dan Tidak bepergian Keluar Kabupaten Muara Enim

Humas_Lanim. Dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim. Kalapas Muara Enim, Hidayat berikan Instruksi terhadap jajarannya. (Senin, 30 Maret 2020)

Hal itu sebagai tindaklanjut dari Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Sumatera Selatan Nomor : W6.PK.01.07.01-0125 tanggal 19 Maret 2020 Hal Pencegahan, Penanganan, Pengendalian dan Pemulihan (P4) COVID – 19 pada UPT Pemasyarakatan.

Adapun isi dari pada Instruksi dengan Nomor W6.PAS-9.UM.04.01-280, adalah :

1. Kepada seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Muara Enim agar untuk sementara TIDAK melakukan PERJALANAN Keluar Kabupaten Muara Enim sampai dengan 14 hari kedepan (Terhitung mulai tanggal 30 Maret 2020)

2. Bagi pegawai yang mendesak untuk berangkat keluar Kabupaten Muara Enim, maka wajib izin secara tertulis kepada atasan langsung dan diketahui oleh Kalapas

3. Setiap Pegawai agar menjalankan pola hidup bersih dan sehat serta melakukan sterilisasi sebelum masuk/keluar Lapas

4.Apabila ada gejala-gejala penyakit COVID-19, maka segera konsultasikan ke tim kesehatan dan laporan ke atasan langsung.

5. Bagi pegawai yang sebelumnya bepergian keluar Kabupaten Muara Enim, untuk segera melakukan Skrining ke Klinik Lapas Muara Enim pada kesempatan pertama.

Kalapas Muara Enim, Hidayat menjelaskan bahwa Pandemik Virus Corona yang terjadi ini, memerlukan langkah-langkah serius dan cepat dalam mengatasinya.

“Kita terus berikhtiar dalam mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) ini, berbagai upaya telah kita lakukan. Mari bersama-sama kita lawan Corona dengan menjalankan Pola Hidup sehat, menjaga Kebersihan diri dan lingkungan, serta membatasi interaksi sosial dengan menjaga jarak (Social Distancing)” Tutur Hidayat.

Hidayat juga menambahkan Jangan Panik dalam menyikapi penyebaran Virus COVID-19, namun tetap harus Waspada.

 

 

Kakanwil Kemenkumham Sumsel Tinjau Upaya Pencegahan COVID-19 di Lapas Muara Enim

Humas_Lanim. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  Sumatera Selatan, Ajub Suratman lakukan peninjauan pelaksanaan upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Lingkungan Lapas Kelas IIB Muara Enim. Peninjauan tersebut di sambut langsung oleh Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat beserta jajarannya. (Kamis, 26 Maret 2020)

Dalam kunjungannya, Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman melihat secara langsung, yang mana pada saat bersamaan Lapas Muara Enim sedang melakukan pembuatan Bilik Sterilisasi COVID-19.

Lebih lanjut, Kakanwil kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman dan rombongan melalui pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan cairan disinfektan yang dilakukan oleh petugas Lapas Muara Enim serta mencuci tangan dan menggunakan Hand Sanitizer yang telah di sediakan pada saat memasuki lingkungan Lapas Muara Enim.

Disela-sela kunjungannya tersebut, Ajub memberikan arahannya bahwa untuk terus memperkuat upaya preventif dalam mencegah penyebaran Corona Virus Desease-19 (Covid-19) di Lapas Muara Enim.

“Fisik dan Daya Tahan Tubuh harus di jaga, yaitu dengan cara berolahraga. Perilaku Hidup sehat dapat mencegah penyebaran Virus Corona” Tegas Ajub.

Kalapas Muara Enim, Hidayat mengucapkan Terimakasih atas berkenannya Bapak Kakanwil Kemenkumham Sumsel beserta rombongan untuk meninjau jalannya upaya pencegahan penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Lapas Muara Enim.

“Sesuai dengan arahan Bapak Kakanwil, Lapas Muara Enim telah melakukan berbagai upaya pencegahan COVID-19 ini. Adapun Lapas Muara Enim telah melakukan sosialisasi dan edukasi secara masif, mulai dari pegawai, para Warga Binaan hingga para pengunjung Lapas Muara Enim” Tutur Hidayat

“Lapas Muara Enim juga telah melaksanakan penyomprotan Cairan Disinfektan, menyiapkan cairan antiseptik dan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan alat kesehatan seperti masker dan sarung tangan bagi petugas serta menghindari kontak fisik secara langsung (Social Distancing)” Tambahnya

Lebih lanjut Hidayat mengatakan bahwa untuk sementara waktu layanan kunjungan secara langsung di alihkan menjadi kunjungan secara online melalui VIDEO CALL Gratis. Layanan Video Call Gratis ini menggunakan PC Komputer yang di sediakan dan tentunya mengikuti Prosedur yang telah di siapkan. Imbuh Hidayat

 

 

Tutup Kunjungan Cegah Corona, Lapas Muara Enim Berikan Solusi Kunjungan Video Call Gratis

Humas_Lanim. Dalam rangka upaya pencegahan penyebaran COVID-19 atau yang dikenal dengan Virus Corona. Lapas Muara Enim sementara Waktu melakukan penutupan kunjungan mulai berlaku Senin tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan batas waktu yang belum di tentukan sesuai dengan perkembangan Pendemi Covid-19.

Penutupan Sementara Layanan Kunjungan ini di pertegas dengan Intruksi Dirjen Pemasyarakatan tentang pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan Covid-19 pada unit pelayanan teknis Pemasyarakatan. Senada dengan hal itu Pemerintah Kabupaten Muara Enim pun telah mengumumkan bahwa Wilayah Kabupaten Muara Enim dalam keadaan Waspada / Siaga Darurat Bencana Alam COVID-19.

Kalapas Muara Enim, Hidayat mengatakan Penutupan Sementara Layanan Kunjungan ini, sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan penyebaran COVID-19. tidak hanya itu sesuai dengan intruksi Dirjen PAS Nomor : PAS-08.OT.02.02 Tahun 2020 tentang pencegahan, penanganan, pengendalian dan pemulihan Covid-19 pada unit pelayanan teknis Pemasyarakatan. Lapas Muara Enim telah melakukan Sosialisasi dan Edukasi tentang pencegahan dan penanganan COVID-19 kepada Seluruh pegawai, Warga Binaaan dan para Keluarga/kerabat Warga Binaan yang akan melakukan Kunjungan.

“Lapas Muara Enim juga telah melaksanakan penyomprotan Cairan Disinfektan, menyiapkan cairan antiseptik dan tempat cuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh, menyediakan alat kesehatan seperti masker dan sarung tangan bagi petugas serta menghindari kontak fisik secara langsung” Jelas Hidayat

Hidayat menambahkan kendati dengan adanya penutupan Sementara Layanan Kunjungan, Lapas Muara Enim tetap memberikan pelayanan publik secara prima yaitu dengan memberikan Layanan Kunjungan secara online melalui VIDEO CALL GRATIS. Layanan Video Call Gratis ini menggunakan PC Komputer yang di sediakan dan tentunya mengikuti Prosedur yang telah kita siapkan. Hal ini juga merupakan langkah Social Distancing yang  kita lakukan.

“Mohon masyarakat dapat memakluminya, demi kebaikan kita bersama” Tutup Hidayat

Kakanwil Kemenkumham Sumsel dan Bupati Muara Enim Tandatangani Nota Kesepahaman Optimalisasi Pelayanan Perawatan dan Pembinaan WBP Lapas Muara Enim

Humas_Lanim.  Dalam rangka Optimalisasi Pelayanan Perawatan dan Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Muara Enim, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman dan PLT.Bupati Kabupaten Muara Enim, H.Juarsyah lakukan penandatanganan Nota Kesepahaman. Bertempat di Lapas Kelas IIB Muara Enim (Selasa, 10 Maret 2020)

Dalam kesempatan tersebut ada beberapa rangkaian acara yang berlangsung yaitu

1.Penandatangan Nota Kesepahaman Antara Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel dengan Bupati Muara Enim tentang Optimalisasi Pelayanan Perawatan dan Pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Muara Enim.

2. Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Antara Kalapas Muara Enim dengan Kepala Disperindag Kab.Muara Enim

3. Penyerahan Bantuan dari Disperindag Kab.Muara Enim Kepada Lapas Kelas IIB Muara Enim berupa Mesin Jahit

4. Wisudah Santri Pesantren Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Istiqomah Lapas Kelas IIB Muara Enim, dan

5. Peresmian Balai Pelatihan Produktif (BLP) Lapas Kelas IIB Muara Enim

Pada rangkaian acara tersebut, turut hadir Kapolres Muara Enim, Kejari Muara Enim, Kakanim Muara Enim, Kepala BNNK Muara Enim, Perwakilan Dandim 0404 Muara Enim dan Unsur Forkopimda lainnya serta Rekan Rekan Media.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang hadir pada hari ini. Hidayat melaporkan bahwa seyogyanya diisi 486 orang, namun pada hari ini isinya sebanyak 1234 orang penghuni. tentu ini telah Over Crowded. Oleh karenanya, untuk optimalnya pembinaan di Lapas Muara Enim Support dan dukungan dari dinas-dinas lain khususnya Pemerintah Kabupaten Muara Enim sangat dibutuhkan.

“Sebagaimana arahan Bapak Kakanwil Kemenkumham Sumsel, untuk dapat menciptakan Lapas yang Bersih, Rapi, Indah dan Enak di Pandang (Endang) serta juga harus produktif. maka wujud dari implementasi tersebut salah satunya kami berupaya membuat tempat / Balai Latihan Produktif (BLP) dan nantinya mohon berkenan Bapak Kakanwil dan Bapak Bupati untuk dapat meresmikannya. Tutur Hidayat

“Tujuan dari pada di bentuknya Balai Latihan Produktif (BLP) ini agar Warga Binaan dapat mengasah keterampilannya dan mengembangkan kemampuan yang dimiliki sehingga dapat menjadi SDM yang Produktif” Tandasnya

Hidayat menambahkan “Lapas Muara Enim saat ini sedang berjuang dan berusaha untuk mewujudkan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) yang mana sebelumnya telah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Banyak inovasi-inovasi yang telah dilakukan yaitu seperti telah berbasiskan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) Pendaftaran Kunjungan Online, Layanan Kunjungan Online berupa video call, ruang konsultasi layanan yang mana sebagai respon cepat reaksi tepat untuk mengelola aduan masyarakat. adanya Pos Pembinaan terpadu Penyakit Tidak Menular (POSBINDU_PTM), Program Gerebek KAmar (GEMAR) dan masih banyak lagi. Ucap Hidayat

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementrian dan HAM sumatera Selatan, Ajub Suratman  menuturkan bahwa sinergitas yang terjalin ini sangat lah baik. Warga Binaan di Lapas Muara Enim ini juga bagian dari Masyarakat Kabupaten Muara Enim, maka apabila proses pembinaannya berhasil, WBP yang akan bebas dapat menjadi SDM yang produktif dan hal itu akan berimplikasi dalam menopang program pembangunan Pemerintah daerah Kabupaten Muara Enim. Baik dari segi ekonomi, hukum, maupun sosial budaya. Tegas Ajub.

“Sumatera Selatan ini ada 3 yang telah menyandang predikat wilayah bebas dari Korupsi (WBK) yaitu Lapas Muara Enim, Kantor Imigrasi Muara Enim dan LPKA Palembang. mudah mudahan Lapas Muara Enim dan Kantor Imigrasi Muara Enim dapat menyandang predikat wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) pada tahun 2020 ini” Pungkas Ajub.

Senada dengan hal tersebut Plt Bupati Muara Enim H Juarsah, mengatakan
Latihan yang diberikan merupakan latihan keterampilan kerja yang berbasis masyarakat pelatihan ini bertujuan untuk memberikan ruang kepada para pencari kerja serta mempersiapkan manusia yang terampil memiliki jati diri yang siap menjadi manusia Mandiri dan membuka peluang usaha bagi masyarakat lainnya di masa yang akan datang, pemerintah Kabupaten Muara Enim mendukung sepenuhnya peningkatan sumber daya manusia di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Muara Enim.

“Hal ini diwujudkan dengan salah satu penandatanganan kerjasama antara pemerintah Kabupaten Muara Enim dengan Lembaga pemasyarakatan kelas IIB yang membahas kerjasama tentang optimalisasi pelayanan perawatan dan pembinaan terhadap warga binaan. Pemasyarakatan dengan jalinan kerjasama ini Pemerintah Kabupaten Muara Enim kesempatan untuk bekerja sama dengan pihak lain melalui organisasi perangkat daerah yang berada di dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Muara Enim Misalnya saja dengan Dinas Perdagangan dinas tenaga kerja kepala bagian ini masyarakat yang selama ini dipandang sebelah mata menjadi SDM yang produktif dan inspiratif di tengah-tengah masyarakat,” ucap Plt Bupati Muara Enim H Juarsah SH.

Plt Bupati beserta rombongan melakukan penandatangan dan mewisuda santri pesantren madrasah diniyah Takmiliyah Al-Istiqomah Lapas Muara Enim, serta di lanjutkan dengan pengguntingan pita dan peninjauan langsung hasil dari karya binaan Lapas Muara Enim

Cegah Penyebaran Virus Corona, Lapas Muara Enim Lakukan Penyuluhan dan Pemeriksaan Suhu Tubuh

Humas_Lanim. Merebaknya virus corona atau Covid-19 yang terjadi akhir-akhir ini di lansir AFP, melaporkan berdasarkan informasi WHO telah menginfeksi lebih dari 100 ribu orang di 91 negara secara global.

Menyikapi hal tersebut, dalam rangka upaya preventif, Lapas Muara Enim melakukan Penyuluhan tentang pencegahan Virus Covid-19 serta Pemeriksaan suhu badan dengan alat Infrared Thermometer kepada Pengunjung di Lapas Muara Enim. (Sabtu, 07 Maret 2020)

Petugas kesehtan Lapas Muara Enim menjelaskan kepada pengunjung untuk sering cuci tanga pakai sabun, gunakan masker bila batuk atau pilek, konsumsi gizi seimbang, rajin olahraga dan istirahat cukup, jangan mengonsumsi daging yang tidak di masak, untuk berhati-hati kontak dengan hewan serta bila batuk pilek maupun sesaknafas untuk segera di periksa ke dokter.

untuk diketahui Virus Corona atau Covid-19 merupakan Virus baru penyebab penyakit pernafasan. Novel corona Virus merupakan satu keluarga degan virus penyebab SARS dan MERS.

setelah penyuluhan di lakukan petugas kesehatan Lapas Muara Enim langsung melanjutkan dengan memeriksa Suhu Tubuh pengunjung yang akan membesuk keluarga/kerabatnya yang sedang dalam masa pembinaan di Lapas Kelas IIB Muara Enim.

Pemeriksaan suhu tubuh ini bertujuan untuk melihat tingkat suhu tubuh para pengunjung. seperti yang diketahui bahwa salah satu gejala Virus Corona adalah meningkatnya suhu tubuh.

pengunjung yang sedang mengalami flu diberikan masker oleh petugas kesehatan. Namun apabila suhu tubuh pengnjung lebih dari 37,5 derajat celcius maka pengunjung tersebut untuk segera memeriksakannya ke Dokter terdekat.

Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat menjelaskan kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan suhu tubuh yang di lakukan ini sebagai bentuk antisipasi atau pencegahan penularan Virus Corona.

“selain penyuluhan dan pemeriksaan suhu tubuh, kami juga memastikan selalu terjaganya kebersihan lingkungan, menyediakan Hand Sanitizer, dan penyediaan masker” tutur Hidayat.

Hidayat Menambahkan Langkah cepat yang diambil ini sesuai dengan arahan PLT Dirjen Pemasyarakatan yaitu untuk melakukan langkah-langkah pencegahan di lingkungan Lapas.

“Untuk para WBP sendiri, setiap harinya di lakukah skrining kesehatan oleh tim kesehatan Lapas Muara Enim” Tutup Hidayat

 

Gelar Media Gathering, Lapas Muara Enim Jalin Silaturahmi Dengan Insan Media

Humas_Lanim. Keterbukaan informasi publik dewasa kini sangatlah penting dalam menyampaikan informasi-informasi dan program-program strategis dari institusi pemerintah.

Terkait hal itu Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim mengundang segenap insan Media dalam acara Teleconference Media Gathering bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dalam rangka peningkatan sinergi dan kolaborasi antara jajaran Pemasyarakatan dengan awak media, terlebih untuk mewujudkan Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020. Bertempat di Lapas Muara Enim (Kamis, 27 Februari 2020)

Pelaksanaan kegiatan tersebut berdasarkan surat Direktorat Henderal Pemasyarakatan Nomor:PAS-UM.01.01-17 tentang Kegiatan Media Gathering di lanjutkan Surat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Nomor:W.6.UM.01.01-0408 tentang Kegiatan Media Gathering “Kolaborasi, Dukung Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020.

Dalam acara Media Gathering ini, di isi oleh Narasumber Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Dr.Sri Puguh Budi Utami,  Praktisi Pemasyarakatan dan Praktisi Komunikasi.

Pelaksanaan Media Gathering di Lapas Muara Enim, hadir teman-teman media dari TVRI Sumsel, Warta merdeka, Sriwijaya Post, AdvokasiTV, Jurnal Faktual, Muara Enim News, Siaga Online, SidakNews, Halo Sumsel, Investigasi News, Khatulistiwa News, dan insan media lainnya.

Pada kesempatan tersebut Kalapas Muara Enim mengucapkan terimakasih kepada para awak media yang telah berkenan hadir di acara Media Gathering, yang mana hal ini sebagai ajang kita dalam bersilaturahmi.

“Media massa sangat berperan penting menjadi corong informasi dalam menyampaikan informasi tentang pemasyarakatan kepada khalayak, khususnya pada kali ini program Resolusi Pemasyatakatan Tahun 2020. Untuk itu, kegiatan Media Gatehring ini sebagai bentuk kolaborasi dan sinergitas antara Lapas Muara Enim dan Insan Media dalam meyampaikan informasi-informasi yang konstruktif kepada masyarakat” Ungkap Hidayat

“Teman-teman media memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat dan berimbang. oleh karena itu Media Massa menjadi Kontrol Eksternal dari kinerja kami di Lapas Muara Enim. Tambahnya

“Dengan adanya Media Gathering ini, semoga kolaborasi dan sinergi antara Lapas Muara Enim dan insan media dapat terjalin dengan baik. hal ini juga sebagai bentuk transparansi publik di Lapas Muara Enim. Ucap Hidayat

 

Verifikator Survei IPK-IKM Balitbang Kemenkumham RI Kunjungi Lapas Muara Enim

Humas_Lanim. Tim Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM (Balitbang Kumham) kunjungi Lapas Muara Enim terkait kegiatan Verifikasi Hasil Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Berbasis Elektronik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim. (Rabu, 26 Februari 2020).

Kedatangan Tim Balitbangkumham di sambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Hidayat beserta para anggota Tim Pokja ZI Lapas Muara Enim.

Diawal kunjungan tersebut Tim Balitbangkumham meninjau penyelenggaraan pelayanan publik Lapas Muara Enim. Pelaksanaan Verifikasi Hasil Survei Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) ini berdasarkan Surat Balitbangkumham Nomor:PPH-UM.01.01-181 Hal: Penyampaian Pelaksanaan Kegiatan Verifikasi Hasil Survei IPK-IKM Berbasis Elektronik.

Setelah peninjauan penyelenggaraan pelayanan publik di Lapas Muara Enim, tim dari Balitbangkumham melanjutkan dengan melakukan survey langsung kepada pengunjung di Lapas Muara Enim.

Dalam kesempatan tersebut, Perwakilan tim balitbangkumham, Nizar Apriansyah mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Kalapas Muara enim, Hidayat beserta jajarannya yang telah mempersiapkan dengan baik untuk kelancaran pelaksanaan verifikasi hasil survei IPK-IKM.

“Kita disini melakukan verfikasi survey terkait layanan yang ada di UPT Kementerian Hukum dan Ham RI dalam hal ini Lapas Kelas IIB Muara Enim” Ucap Nizar

“Pelaksanaan survey ini sebagai konfirmasi/verifikasi dari hasil survey yang kami lakukan sebelumnya berbasiskan tekhnologi yang menyasar kepada pengguna layanan publik di Lapas Muara Enim, dari hasil survey tersebut menerangkan bahwa pelayanan publik di Lapas Muara Enim ini sangat baik. oleh karenanya kami datang langsung untuk melakukan verifikasi ke pengguna layanan. ternyata nilainya tidak jauh berbeda dengan apa yang telah di isi langsung oleh responden melalui survey IPK-IKM berbasis elektronik. Jelas Nizar

“Untuk mempertahankan predikat WBK dan untuk meningkatkannya lagi ke predikat WBBM tentunya Lapas Muara Enim harus terus memberikan pelayanan terbaik kepada para masyarakat. Dengan transparansi dan keterbukaan informasi masyarakat dapat menilai sendiri tentang kinerja dari Pemerintah. dengan melalui sistem Barcode survey masyarakat dapat langsung penilai. hal ini tentunya sebagai wujud kami khususnya Kemenkumham RI dalam memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat” Tutur Nizar

“dengan adanya verifikasi hasil survey ini, mudah-mudahan Lapas Muara Enim terus dapat mempertahankan pelayanan yang baik ini dan dapat terus ditingkatkan sehingga predikat Wilayah Birokrasi bersih dan Melayani (WBBM) dapat d raih oleh Lapas Muara Enim” Tutup Nizar

Sementara Kalapas Muara Enim, Hidayat mengucapkan Terimakasih atas kunjungan Tim Verifikator Balitbangkumham yang telah melakukan verifikasi hasil survey IPK-IKM di Lapas Muara Enim.

Hidayat menegaskan terus berjuang membangun wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dan dengan itu kami juga mohon dukungan seluruh masyarakat public untuk dapat mendoakan dan mengingatkan terhadap pelayanan pelayanan yang kita lakukan.

“Ada beberapa inovasi yang kita buat untuk mewujudkan WBBM, Pertama kita membuat survei Mandiri bernama SUMANTAB yaitu survei Mandiri melalui tablet disitu untuk menilai kepuasan publik terhadap pelayanan dan hal itu kita dapat melihat sejauh mana public merasakan pelayanan yang sudah diberikan jadi bisa langsung kita ketahui dan juga sebagai bahan evaluasi kita.Tutur Hidayat

“selanjutnya kita melakukan optimalisasi pelayanan kesehatan, kita bekerjasama dengan Puskesmas membentuk Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular  (POSBINDU PTM, kita juga membuat pojok pelayanan kesehatan warna-warni, kita berikan pengarahan dan bekal ilmu kesehatan kepada kepada kader-kader kesehatan Lapas Muara Enim. Hal ini sehingga maksimal terhadap pelayanan kesehatan” Imbuh Hidayat

selain itu, kita berinovasi dengan membuat program Gerebek Kamar (GEMAR), ada lagi program Kartu Bebas Antri Kunjungan (KBA_K), adanya ruang konsultgasi pelayanan secara onlien di website Lapas Muara Enim, Lapas Muara Enim juga saat ini telah tersedia Balai Latihan Produktif (BLP). inovasi-inovasi yang di lakukan ini semata mata untuk memberikan pelayanan terbaik ke masyarakat dan para warga binaan Lapas Muara Enim” Tutup Hidayat

Komitmen Berantas Narkoba, Warga Binaan Lapas Muara Enim Jalani Tes Urine

Humas_Lanim. Setelah sebelumnya seluruh petugas Lapas Kelas IIB Muara Enim menjalani tes urine yang di nyatakan negatif oleh pihak BNNK Muara Enim, kali ini giliran Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Muara Enim jalani pemeriksaan urine secara mendadak, yang di lakukan oleh petugas kesehatan Lapas Muara Enim. bertempat di klinik kesehatan Lapas Kelas IIB Muara Enim (Selasa, 25 Februari 2020)

Pelaksanaan tes urine bagi para WBP ini selain dari pada wujud komitmen dari segenap Lapas Kelas IIB Muara Enim dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, juga merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel Nomor : W.6.PK.01.10.02-0052, Perihal : Pelaksanaan Sidak dan Tes Urine di Lapas /Rutan/LPKA.

Lebih lanjut, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Muara Enim yang mengikuti tes urine tersebut sebanyak 58 orang dan di dapatkan hasil negatif.
Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Hidayat melalui Kasiminkamtib, Agusnadi menjelaskan bahwa Pelaksanaan tes urine ini adalah suatu usaha kita di dalam memberantas narkoba. Pemeriksaan ini juga lebih menyasar kepada para Warga Binaan yang tersangkut kasus narkoba.
” Lapas Muara Enim benar benar serius dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, apalagi Lapas Muara Enim sekarang juga sedang membangun Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi bersih Melayani (WBBM). tentu hal tersebut memiliki relevansi yang kuat dalam mewujudkan Lapas Muara Enim menjadi satuan kerja yang berpredikat WBBM. Terang Agusnadi
“Dari pelaksanaan tes urine ini, bahwasanya sebagai bentuk komitmen mulai dari petugas sampai pada para warga binaan perang terhadap narkoba. Mudah-mudahan dengan adanya pelaksanaan tes urine ini akan menjadikan Lapas Muara Enim bebas dan bersih dari Narkoba” Tandas Agusnadi.
Dalam kesempatan tersebut, Ka.KPLP Lapas Muara Enim, Abdul Hamid dan Kasubsi Perawatan Lapas Muara Enim, Taufik turut mengcontrol jalannya pelaksanaan tes urine.
 

PERANGI NARKOBA, SELURUH PETUGAS LAPAS MUARA ENIM JALANI TES URINE

Humas_Lanim. Komitmen Perangi Narkoba, seluruh petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim jalani tes urine. kegiatan tersebut bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Muara Enim, bertempat Lapas Muara Enim (Selasa, 18 Februari 2020)

Sebelem Pelaksanaan Tes Urine Kalapas Muara Enim, Hidayat dan Kepala BNNK Muara Enim, Abdul Rahman memberikan pengarahannya kepada seluruh petugas Lapas Muara Enim terkait Komitmen dalam memerangi Narkoba.

Dikatakan Hidayat Kegiatan Tes urine ini bentuk keseriusan kita dalam memberantas Penyalahgunaan Narkoba khususnya di  Lapas Muara Enim. Mulai dari unsur pimpinan sampai pada staf/regu pengamanan tanpa terkecuali.

“Apabila ada petugas yang terindikasi positif, maka akan di poses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. kita akan melakukan pembinaan (Assesment)” Ucap Hidayat.

Sementara Kapala BNNK Muara Enim, Abdul Rahman mengucapkan Terimakasih kepada Kalapas Muara Enim atas inisiasinya untuk melaksanakan Tes Urine kepada seluruh Petugas Lapas Muara Enim.

“suatu langkah yang proaktif dan mandiri dari pihak Lapas Muara Enim patut di apresiasi, Hal ini bisa di contoh untuk instansi lain dalam rangka pencegahan predaran narkoba di lingkungan kerja.

 

1 2 3 4 17