Lapas Muara Enim Pilot Project WBK, Kedatangan Kunjungan Studi Tiru Lapas Martapura

Humas_Lanim. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim yang telah bertransformasi menjadi Pilot Project Wilayah Bebas dari Korupsi, menyambut kedatangan Kalapas Martapura beserta Jajaran dalam rangka Studi Tiru. (Sabtu, 15 Februari 2020)

Kunjungan Studi Tiru tersebut di sambut langsung oleh Kalapas Muara Enim. Diawal kunjungan dilakukan kegiatan Focus Group Diacussion (FGD) yang bermaksud untuk sharing ataupun diskusi dalam hal pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

 

Dalam sambutannya Kalapas Muara Enim mengucapkan selamat datang kepada Kalapas Martapura beserta rombongan di Lapas Muara Enim.

Hidayat mengatakan bahwa pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada prinsipnya adalah tentang bagaimana upaya kita dalam memperkuat Tugas Pokok dan Fungsi sebagai Petugas Pemasyaratan, Bersihnya dari tindakan yang mengarah pada perilaku Koruptif, serta pemberian pelayanan prima kepada maayarakat pada umumnya dan warga binaaan Khususnya.

“Pembangunan Zi WBK tentu membutuhkan komitmen, integritas dan sinergitas yang baik dari setiap pegawai” papar Hidayat

“Langkah pertama dalam membangun WBK adalah dengan memahami terlebih dahulu apa itu Zona Integritas WBK dan kemudian di internalisasikan kepada setiap pegawai serta sosialisasi yang baik kepada masyarakat” ujarnya

“Diskusi atau pun Sharing ini, bisa menjadi motivasi teman teman Lapas Martapura dalam berjuang membangun ZI WBK. Dan saya yakin bahwa Lapas Martapura bisa mewujudkannya. Kami juga Lapas Muara Enim mohon Doanya agar Lapas Muara Enim bisa meraih Predikat WBBM pada tahun ini” tutup Hidayat

Sementara Kalapas Martapura, Effendi mengucapkan Terimakasih atas sambutan yang baik ini.

“Kedatangan kami ke Lapas Muara Enim selain bermaksud untuk Studi Tiru juga untuk bersilaturahim dengan teman teman Lapas Muara Enim” Terang Effendi

“Dibawah komando pak Hidayat, Lapas Muara Enim Banyak sekali kemajuan. Tentu kemajuan ini menjadi motivasi bagi Lapas Martapura menjadi satuan kerja yang baik pula” Ucap Effendi

“Kami mohon doanya agar Lapas Martapura juga bisa mengikuti jejak Lapas Muara Enim dalam meraih predikat WBK” Imbuhnya.

Seusai FGD tersebut di lanjutkan dengan melihat proses penyelenggaraan Layanan Publik di Lapas Muara Enim, mulai dari pendaftaran kunjungan, Ruang pemeriksaan, Ruang Penitipan barang, Museum D’Heritage Enim, Dapur Sehat, Ruang kunjungan Online sampai pada Pojok kesehatan warna warni Lapas Muara Enim.

KALAPAS MUARA ENIM MENDUKUNG PROGRAM KABUPATEN LAYAK ANAK

Humas_Lanim. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim hadiri kegiatan Monitoring dan Evaluasi serta Rapat Koordinasi program Kabupaten Layak Anak (KLA) yang di lakukan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Muara Enim, bertempat Griya Serasan Kabupaten Muara Enim, (Jum’at, 14 Februari 2020).

Acara tersebut di buka langsung oleh PLT.Bupati Muara Enim melalui Staf Ahli Bidang Pemasyarakatan, yang turut dihadiri pula Forkopimda lainnya.

Ditemui seusai acara Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Hidayat mengatakan bahwa sangat mendukung terwujudnya Kabupaten Muara Enim menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA).

“Program Kabupaten Layak Anak ini tentunya merupakan suatu upaya dari Pemerintah khususnya Kabupaten Muara Enim dalam pemenuhan hak dan partisipasi peran anak  dalam pembangunan serta dalam rangka pengembangan kabupaten/kota layak anak” Tutur Hidayat

“hal tersebut Sesuai dengan Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia yang telah mencantumkan tentang hak anak, pelaksanaan kewajiban dan tanggung jawab orang tua, keluarga, masyarakat, pemerintah, dan negara untuk memberikan perlindungan pada anak, dan di tekankan kembali pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak yang mengisyaratkan Setiap anak berhak untuk dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi secara wajar sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi” Jelasnya

“Lapas Muara Enim sendiri dalam upaya dukungan tercapainya Kabupaten Layak Anak telah memiliki program Lapas Ramah Anak. program ini merupakan pemberian perhatian khusus bagi anak dalam membesuk orang tuanya yang kebetulan dalam proses pembinaan di Lapas Muara Enim yang mana anak dapat membesuk pada hari libur sekolah, selain itu fasilitas yang berorientasi ramah anak juga telah di ada di Lapas Muara Enim” Tandas Hidayat. 

Lapas Muara Enim Terima Kunjungan Studi Tiru Rutan Prabumulih. Kalapas Muara Enim, Hidayat : Komitmen dan Integritas Menjadi Kunci Dalam Mewujudkan WBK

Humas_Lanim. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim menerima kunjungan Tim Kerja WBK Rutan Prabumulih. Kedatangan rombongan tersebut dalam rangka melakukan studi tiru di Lapas Muara Enim. (Kamis, 13 Februari 2020)

Kunjungan studi tiru tersebut diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) di ruang rapat Lapas Muara Enim. Tim kerja WBK Rutan Prabumulih di perlihatkan Video Visual tentang Pembangunan ZI WBK di Lapas Muara Enim.

Dalam sambutannya, Kalapas Muara Enim, Hidayat menjelaskan langkah-langkah dalam melakukan pembangunan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), mulai dari pembentukan Tim Pokja, jalannya 6 komponen pengungkit dan komponen hasil, Penilaian Internal, Desk Evaluasi Tim Penilai Nasional, sampai pada tahapan pengumuman Satker penerima Predikat Zona Integritas WBK/WBBM.

Hidayat menerangkan kiat-kiat pembangunan ZI bahwa yang pertama dengan mempelajari pedoman pembangunan Zona Integritas, kedua komitmen bersama pimpina dan seluruh pegawai, ketiga melakukan monitoring dan Evaluasi setiap kegiatan, keempat Semua pegawai mendalami pelayanan sesuai dengan tugas dan fungsinya dan yang kelima mengikuti timeline muali dari persiapan, pelaksanaan dan penilaian. Tandas Hidayat

lebih lanjut menurut Hidayat, pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM merupakan bentuk dari pada penguatan Tugas dan Fungsi pegawai dalam bekerja dan tentang pengoptimalisasian pelayanan publik yang prima.

“untuk itu dibutuhkan sebuah komitmen yang kuat dan integritas yang baik dalam mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Tutup Hidayat.

setelah FGD kunjungan Studi Tiru tersebut di lanjutkan dengan melihat proses jalannya pelayanan publik di Lapas Muara Enim, mulai dari pelayanan kunjungan Lapas Muara Enim, Museum D’Heritage Enim, Dapur Sehat Lapas Muara Enim, Ruang Kunjungan Online, Klinik Lapas Muara Enim dan Pojok Kesehatan Warni Warni Lapas Muara Enim.

Terlihat rombongan tim kerja WBK Rutan Prabumulih tampak antusias dalam studi tiru tersebut.

Wujudkan Lapas Sehat : Lapas Muara Enim bekerjasama Puskesmas Muara Enim bentuk Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) PTM

Humas_Lanim. Dalam rangka mewujudkan Lapas Sehat, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim lakukan kerjasama dengan Puskesmas Kabupaten Muara Enim membentuk Pelayanan Pos Pembinaan Terpadu, Penyakit Tidak Menular (POSBINDU PTM) serta Pengawasan Standar Nilai Gizi Bahan Makanan bagi Narapidana, Tahanan dan Anak. Penandatanganan MoU berlangsung di Pojok Kesehatan Warna-Warni Lapas Muara Enim. (Selasa, 04 Februari 2020)

Kegiatan tersebut diawali dengan pensosialisasian dan pelatihan kader Pos Pembinaan Terpadu, Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) kepada Kader Kesehatan Warga Binaan Lapas Muara Enim.

Para kader kesehatan Lapas Muara Enim tampak antusias dalam mengikuti kegiatan Pensosialisasian dan Pelatihan Posbindu PTM tersebut.

Kegiatan itu kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Mou Antara Lapas Muara Enim dan Puskesmas Muara Enim tentang Pembentukan dan Pelayanan Pos Pembinaan Terpadu, Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) dan Pengawasan Standar Nilai Gizi Bahan Makanan bagi bagi Narapidana, Tahanan dan Anak.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Puskesmas Kabupaten Muara Enim, dr. Hj. Siti Maisaroh menjelaskan bahwa kerjasama yang di lakukan ini merupakan bentuk sinergitas yang terjalin antara Puskesmas dan Lapas Muara Enim dalam memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi para Narapidana di Lapas Muara Enim.

sementara Kalapas Muara Enim, Hidayat, Amd.IP, SH, MM mengatakan adapun kerjasama ini adalah bentuk keseriusan kami pegawai Lapas Muara Enim dalam mewujudkan program Lapas Sehat yang merupakan bagian dari representasi pemberian layanan publik yang prima kepada Warga Binaan Lapas Muara Enim.

“Sebagaimana yang tertera pada Pasal 14 ayat (1) huruf d UU 12 Tahun 1995 mengamanatkan bahwa Narapidana berhak mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan yang layak. oleh karenanya kerjasama yang terjalin ini sangatlah strategis dan konstruktif” Jelas Hidayat

“Dengan adanya Pos Bindu tentunya sangat bermanfaat bagi Warga Binaan Lapas Muara Enim, yang mana melalui kader kesehatan Warga Binaan yang telah dibekali ilmu kesehatan secara umum dari Petugas Kesehatan, diharapkan mereka berperan aktif dalam melakukan pencegahan dan penemuan dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM). Ucap Hidayat.

 

 

Kalapas Muara Enim, Lantik 3 Pejabat Struktural Eselon V

Humas_Lanim. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim gelar acara Pelantikan dan pengambilan Sumpah jabatan Pejabat Eselon V. bertempat di aula Lapas Muara Enim (Selasa, 04 Februari 2020).

Ketiga pegawai yang dilantik merupakan pegawai Lapas Muara Enim yang mendapatkan promosi jabatan diantaranya Akbar Guntara, SH menjabat sebagai Kasubsi Regbimkemas, Ari Saptemi, S.Pi menjabat sebagai Kasubsi Keamanan dan Zulaiwan Fajri, SE menjabat sebagai Kasubsi Giatja di Lapas Muara Enim. Pegawai yang baru menjabat tersebut di lantik langsung oleh Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat, Amd.IP, SH, MM.

Acara di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Doa bersama. Dilanjutkan dengan penyematan tanda jabatan yang merupakan simbol dari kebanggaan yang disertai amanah dan tangung jawab yang harus di emban oleh para pejabat.

Pejabat yang di lantik (Akbar Guntara, Ari Saptemi dan Zulaiwan Fajri) memberikan sambutan dengan penuh optimisme. ketiganya mengungkapkan terimakasih banyak atas dukungan dan motivasi, khususnya kepada Kalapas Muara Enim, Bapak Hidayat.

Tidak lupa mereka memohon doa dan bimbingan, agar dalam melaksanakan tugas jabatan yang di emban dapat di jalankan dengan penuh tanggung jawab dan amanah. Terlebih mereka akan terus memberikan kinerja yang baik dalam mewujudkan Lapas Muara Enim menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Kalapas Muara Enim, Hidayat dalam pidatonya mengatakan Selamat kepada para pegawai Lapas Muara Enim yang mendapatkan promosi jabatan, hal ini harus betul-betul di syukuri.

“Cepatlah beradaptasi menyesuaikan diri dan meningkatkan kompetensi terkait dengan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan yang kalian emban. Kalau ada hambatan untuk dapat dikomunikasikan dan cepat dikonsultasikan agar dapat berjalan dengan baik, terangnya.

Dikatakan Hidayat bahwa kalau kita berusaha dan berdoa secara sungguh-sungguh, Insyaallah apa yang kita cita-citakan apa yang kita harapkan bisa tercapai. Tentunya pelantikan menjadi kebanggaan keluarga dan kebanggaan kita bersama. Imbuh Hidayat

“Jangan berhenti disini terus melakukan perubahan untuk menjadi lebih baik dengan melayani setulus hati Satukan niat kuatkan tekad agar kita bisa mewujudkan wilayah birokrasi bersih melayani.” tutup Hidayat.

Lapas Muara Enim Gelar Apel Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas WBBM Secara Digital serta Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020

Humas_Lanim. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim Gelar Apel Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) secara Digital serta Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020, bertempat di aula Lapas Muara Enim. (Selasa, 28 Januari 2020)

Turut hadir Perwakilan PLT. Bupati Muara Enim, Kapolres Muara Enim, Kajari Muara Enim, Ketua Pengadilan Negeri Muara Enim, Kajari Pali, Kepala Kantor Imigrasi Muara Enim, Perwakilan Dandim 0404 Muara Enim dan para tamu undangan lainnya.

Mengawali Apel Deklarasi Janji Kinerja, para tamu undangan di sambut dengan yel-yel WBBM dengan penuh semangat oleh para pejuang WBBM Lapas Muara Enim, di lanjutkan dengan Penyematan Pin WBK kepada pegawai Lapas Muara Enim.

Pelaksanaan Apel Deklarasi Janji Kinerja merupakan suatu komitmen yang wajib dilaksanakan oleh seluruh Pegawai di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Indonesia yang dituangkan kedalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM R.I Nomor : M.HH-04.PR.01.03 Tahun 2019. Apel tersebut berjalan dengan khidmat dan rasa penuh optimisme.

Kajari Kabupaten Pali, Marcos Si Mari Mari SH M.Hum dalam sambutannya sebagai tamu undangan mengucapkan Terimakasih kepada Kalapas Muara Enim yang telah memberikan kesempatan pada kami untuk memberikan kata sambutan.

“untuk mencapai program WBK/WBBM bukan lah perkara mudah melainkan melalui perjuangan dan pengorbanan. Lapas Muara Enim sendiri telah membuktikannya dengan bisa mencapai Predikat WBK dan untuk itu saya yakin dengan kerja keras dan kerjasama yang baik Lapas Muara Enim akan Mampu meraih predikat WBBM tahun ini” Ucap Marcos.

Dikatakan juga Sambutan dari Ketua Pengadilan negeri Muara Enim, bahwa Lapas Muara Enim agar tetap berkomitmen berkonsentrasi dan fokus pada tujuan pemberian pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. kekompakan dan komitmen adalah dua hal yang tidak bisa kita pisahkan dalam mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi.

Dikatakan juga Sambutan dari Pengadilan negeri Muara Enim, Lapas Muara Enim agar tetap berkomitmen berkonsentrasi dan fokus pada esoknya dengan tujuan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat kalau di pengadilan komitmen adalah suatu hal yang sangat penting dan harus didukung oleh kekompakan dan komitmen dan kontrak adalah dua hal yang tidak bisa kita pisahkan dalam mewujudkan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi.

” Maupun dari wilayah bebas birokrasi bersih melayani jadi jangan lupa kalau kita mau bekerja sendiri tanpa menghiraukan rekan-rekan yang lain yang sudah bersemangat Maka nanti akan menghambat pelayanan kita terhadap masyarakat dan semoga Lapas Muara Enim tahun ini juga dapat memperoleh predikat WBBM.

Perwakilan Bupati Muara Enim, Alfarizal mengatakan  Pembangunan Zona Integritas (ZI) WBK/WBBM itu suatu hal yang luar biasa. hal itu membutuhkan action yang nyata dari setiap ASN. Kami berharap agar hal ini dapat menjadi motivasi bagi satuan kerja yang ada di Kabupaten Muara Enim dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.

Sementara, Kalapas Muara Enim, Hidayat dalam mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah menyempatkan untuk hadir di Lapas Muara Enim dalam rangka pelaksanaan Apel Deklarasi Janji Kinerja, pencanangan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) secara Digital serta Resolusi Pemasyarakatan Tahun 2020.

“Tahun 2019 lalu Lapas Muar Enim, Polres Muara Enim, Kantor Imigrasi Muara Enim dan Pengadilan Muara Enim telah mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dari KemenPAN RB, Tentu hal tersebut menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Muara Enim” Jelas Hidayat

“Hari ini dengan adanya Apel Deklarasi Kinerja, Pencanangan WBBM secara Digital dan Resolusi Pemasyarakatan merupakan suatu bentuk nyata dari komitmen Lapas Muara Enim dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat” Tuturnya

Lebih lanjut Hidayat menerangkan bahwa sesungguhnya pembangunan Zona Integritas WBK/WBBM adalah bentuk penguatan Tusi para pegawai untuk berkinerja secara efektif dan efisien, memberikan pelayanan publik dengan setulus hati serta mencegah terjadinya praktik-praktik gratifikasi. kami mohon support dan dukungan agar niat dan rencana kami  dalam hal membangun zona integritas menuju wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) dapat terwujud pada tahun 2020 ini.

Setelah kata sambutan tersebut, Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju WBBM Secara Digital antar Kalapas Muara Enim dan Pejabat Strukturalnya. Kemudian di laksanakan juga Penandatanganan Fakta Integritas dan Piagam Pembangunan Zona Integritas WBBM antara Kalapas Muara Enim, Kapolres Muara Enim, Kajari Muara Enim, Ketua Pengadilan Negeri Muara Enim dan disaksikan oleh Perwakilan PLT. Bupati Muara Enim.

Di akhir acara dilakukan penekanan tombol sirine secara digital sebagai symbol pencanangan Zona Integritas Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lapas Muara Enim. (Adi.T)

SKALA INTERNASIONAL, LAPAS MUARA ENIM SAMBUT KEDATANGAN TIM WORLD HEALTH ORGANIZATION (WHO)

Humas_Lanim. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim sambut kedatangan dari Tim World Health Organization (WHO), Global Fund, USAID, Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan yang tergabung dalam  Joint External Monitoring Mission (JEMM), dalam rangka Pengkajian pelaksanaan program Tuberkulosis  serta Review rencana strategis program pengelolaan Tuberkulosis Tahun 2020-2024. (Jum’at, 24 Januari 2020)

Joint External Monitoring Mission (JEMM) merupakan kegiatan yang fokus kepada kemajuan capaian Program TB dan melibatkan para ahli Internasional maupun Nasional terdiri dari World Health Organization (WHO), Global Fund, USAID dan Organisasi Lainnya.

Kegiatan Joint External Monitoring Mission (JEMM) ini mendelegasikan Yohhei Hamada selaku External Reviewer (WHO), dr. Rina Handayani dan dr.Andini Ayu selaku staf Subdit TB (Kemenkes), dr.Fiqri selaku Perwakilan subdit Pelayanan Penunjang (Dinkes) dan Tiar Salma (Star Project).

Acara tersebut di mulai dengan Focus Group Discussion (FGD) dan dilanjutkan dengan meninjau Klinik Lapas Muara Enim

Dalam kunjungannya Staf Subdit TB (Kemenkes), dr Rina Handayani mengatakan bahwa Program ini merupakan program yang berfokus terhadap kemajuan Capaian Program TB. Tidak hanya di Indonesia, negara negara lain juga seperti India dan sebagainya turut di kunjungi, jadi program sebetulnya merupakan program yang berskala Internasional.

“Indonesia sendiri pada tahun ini ada 4 Provinsi yang dikunjungi yaitu Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur. Untuk Sumatera Selatan itu yang dikunjungi kota Palembang dan yang Kabupaten yang dipilih adalah Kabupaten Muara Enim yakni Lapas Muara Enim” Terangnya

“Lapas Muara Enim di pilih di karenakan salah satu faktornya Sistem kesehatan yang ada disini dinilai baik. Walaupun berada di tempat yang terbatas tetapi semua kendala kesehatan bisa teratasi berkat kerjasama yang terjalin dengan dinas kesehatan Kabupaten Muara Enim yang berjalan dengan baik ” Tutur Rina

Sementara Kepala Lapas Kelas IIB Muara Enim, Hidayat menyampaikan Ucapan terimakasi kepada seluruh tim dari WHO dan Kementerian Kesehatan dari Jakarta serta rombongan kesehatan dari Kabupaten Muara Enim yang telah berkunjung sekaligus melakukan peninjauan terkait pelayanan kesehatan di Lapas Kelas IIB Muara Enim.

“Lapas Muara Enim terus berupaya memberikan pelayanan prima, baik itu kepada Warga Binaan, maupun para pengunjung. Terkait TB kita selalu melakukan tindakan antisipatif, dengan melakukan Screening atau pemeriksaan secara Continue” Tegas Hidayat

“Pada prinsipnya kami sebagai Pelayan Publik memang sudah seharusnya memberikan layanan yang terbaik. jadi hal ini adalah sebagai ladang bagi kami dalam beribadah” Tutup Hidayat

GEGERKAN KHALAYAK : LAPAS MUARA ENIM KEMBALI RAIH PENGHARGAAN IKPA

Humas_Lanim.  Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim kembali gegerkan khalayak, setelah tahun 2019 lalu berhasil meraih 17 penghargaan. Diawal tahun 2020 ini setidaknya telah 2 penghargaan yang di raih Lapas Muara Enim.

Kali ini dalam kegiatan Rapat Kerja Evaluasi Pelaksanaan Anggaran TA 2019 dan Strategi Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Anggaran TA 2020, Lapas Muara Enim berhasil meraih penghargaan Terbaik ketiga sebagai pelaksana Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) dengan nilai (98.63) Pada Wilayah Kerja Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Lahat TA 2019. (Selasa/21 Januari 2020).

Lapas Muara Enim dinilai mampu melakukan pengelolaan anggaran dengan akuntabel yang mencerminkan aspek kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan anggaran, kepatuhan pada regulasi, serta efektifitas dan efisiensi pelaksanaan kegiatan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendahaan Negara (KPPN), Fauzi serta dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Satuan Kerja yang berhasil mendapatkan Nilai IKPA terbaik.

Kalapas Muara Enim, Hidayat mengatakan dengan pencapaian prestasi ini, saya Apresiasi atas kerja keras dan kerjasama yang telah dilakukan.

“Akuntabilitas dalam bekerja menjadi nilai penting dalam mengimpelementasikan prinsip Good Governance, sehingga pelaksanaan reformasi birokrasi yang menjadi program prioritas pemerintah dapat terwujud” Ujar Hidayat.

IKUTI APEL DEKLARASI JANJI KINERJA TAHUN 2020 DAN PENCANANGAN ZONA INTEGRITAS WBK/WBBM DI LINGKUNGAN KANWIL KEMENKUMHAM SUMSEL, KALAPAS MUARA ENIM : SIAP LAKUKAN YANG TERBAIK

Humas_Lanim. Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim ikuti kegiatan Apel Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2020 serta Pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, bertempat di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Palembang. (Rabu, 15 Januari 2020).

Apel tersebut di pimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman. Apel Deklarasi Janji Kinerja kali ini bertemakan “Transformasi Sumber Daya Manusia Digital”.

Dalam sambutannya Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Ajub Suratman menyampaikan Janji Kinerja ini adalah bagian dari pondasi yang menjadi dasar dalam bekerja dan berkinerja secara Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif (PASTI). Kita juga telah menetapkan Target Kinerja yang merupakan buah pikir dari seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM yang harus kita laksanakan dan sukseskan sebaik-baiknya.

“Jadikan  tantangan  dan  hambatan  menjadi  peluang  untuk berbuat yang  terbaik  dengan  mengerahkan kemampuan dan  daya  upaya yang kita miliki. Sikap, mental, dan perilaku kita akan menentukan keberhasilan kita dalam  mengatasi  hambatan  dan  tantangan  yang  ada. Janji  kinerja  tahun 2020 ini adalah salah satu cara untuk memotivasi kita agar kita bergerak secara serentak berkinerja untuk Kementerian Hukum dan HAM yang lebih berprestasi” Tutur Ajub

“Pada tahun 2019 lalu, bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) memberikan penghargaan kepada instansi pemerintah yang berhasil membangun Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dari 44 unit kerja di bawah Kementerian Hukum dan HAM yang mendapat penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM pada tahun 2019, kita patut bangga bahwa ada 3 (tiga) Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan yang meraih penghargaan sebagai Unit Kerja Pelayanan Berpredikat WBK, yaitu Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Palembang, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, dan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim” Terangnya

Ajub menambahkan Dengan modal integritas yang kuat, yang selalu kita kokohkan setiap tahun melalui “Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM”, saya berharap prestasi tersebut dapat meningkatkan komitmen masing-masing UPT untuk memberikan pelayanan yang bersih, profesional, akuntabel, dan berprinsip pada nilai-nilai good governance, serta dapat menjadi pemicu bagi unit kerja lain untuk meraih predikat WBK/WBBM di tahun 2020.

“Selamat merajut karya, mengukir prestasi, membuat terobosan, dan menghadirkan pembaharuan di tahun 2020. Semoga tahun 2020 ini adalah tahun prestise dan prestasi bagi Kementerian Hukum dan HAM” Tutup Ajub.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM oleh Kakanwil, para kepala Divisi, dan pihak eksternal mitra kerja Kanwil Kemenkumham Sumsel (Kejaksaan Tinggi Sumsel, Kepolisian Daerah Sumsel, dan Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumsel).

Dihubungi seusai kegiatan, Kalapas Muara Enim, Hidayat mengatakan Siap melakukan yang terbaik demi mewujudkan Pelayanan Publik yang prima, bersih melayani, Profesional dan berdasarkan prinsip Good Governance.

“Predikat WBK yang di dapatkan sebelumnya merupakan sebagian dari representasi komitmen yang telah tertanam dengan kuat kepada seluruh petugas Lapas Muara Enim dalam memberikan Pelayanan Prima. Kendati demikian, Lapas Muara Enim tidak mau terlena dengan hal itu, melainkan akan terus konsisten dalam meningkatkan pelayanan publik. Lapas Muara Enim pun  juga siap untuk mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Ujar Hidayat.

 

 

 

 

 

 

AWALI TAHUN 2020, LAPAS MUARA ENIM RAIH PENGHARGAAN KINERJA PENGELOLAAN BMN TERBAIK

Humas_Lanim. Mengawali Tahun 2020, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim meraih penghargaan Terbaik Pertama Kinerja Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, dalam acara Pembukaan Kegiatan Rekonsiliasi Laporan Keuangan dan Pemutakhiran Data BMN Semester II Tahun 2019, bertempat di hotel Sintesa Peninsula, Palembang (Rabu, 08 Januari 2020).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Ajub Suratman.

Turut hadir Para Kepala Divisi pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Para Pejabat Struktural Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan, Para Kepala Unit Pelaksana Teknis dalam kota di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sumatera Selatan, Tim Pendamping / Narasumber Rekonsiliasi dari Biro Keuangan Sekretariat jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Tim Pendamping / Narasumber Rekonsiliasi dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, dan para Operator SAIBA dan BMN.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Ajub Suratman mengatakan bahwa Laporan keuangan yang akan disusun bersama pada kegiatan Pra Rekonsiliasi ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran yang dikelola oleh instansi pemerintah sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, yang meliputi Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), Neraca, dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK).

“Dengan dilaksanakan kegiatan pra rekonsiliasi ini output yang diharapkan adalah untuk menghasilkan Laporan Keuangan Kementerian Hukum dan HAM yang berkualitas, yakni Laporan Keuangan yang akuntabel dan transparan serta sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP). Akuntabilitas adalah evaluasi terhadap proses pelaksanaan kegiatan/kinerja organisasi untuk dapat dipertanggungjawabkan sekaligus sebagai umpan balik bagi pimpinan organisasi untuk dapat lebih meningkatkan kinerja organisasi pada masa yang akan datang” Ucapnya.

Lebih lanjut Kakanwil mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim Pendamping dari Biro keuangan Sekretariat Jenderal dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. “Diharapkan Saudara dapat membimbing dan membantu para operator disini agar permasalahan-permasalahan dalam pengelolaan keuangan dan BMN yang ada di Kanwil Sumatera Selatan dapat diselesaikan dengan baik dan benar. Dan Kepada para peserta Rekonsiliasi (Operator SAIBA dan Operator SIMAK BMN), saya berpesan agar dapat bekerja dengan sungguh-sungguh, memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, agar hasil yang kita harapkan bersama dapat   mempertahankan opini dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” tutup Ajub.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Lapas Muara Enim, Hidayat menyampaikan Penghargaan yang di raih ini merupakan bentuk Apresiasi yang diberikan oleh Kanwil Kemenkumham Sumsel kepada Satker yang berhasil melakukan pengelolaan BMN secara baik.

Tentu hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi Lapas Muara Enim, yang mana Lapas Muara Enim berhasil meraih penghargaan Terbaik Pertama Kinerja Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) di Lingkungan Kanwil Kemenkumham Sumsel. Kendati demikian, Lapas Muara Enim tentu tidak cepat berpuas diri melainkan hal ini sebagai pemantik untuk terus meningkatkan kinerja secara akuntabel” Ujar Hidayat

“Semoga dengan pencapaian prestasi pada awal tahun 2020 ini, dapat menjadi motivasi bagi setiap pegawai Lapas Muara Enim untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik” Ungkap Hidayat

Diakhir acara dilakukan pemutaran video kaleidoskop Sub Bagian Keuangan dan BMN.

1 2 3 4 5 17